Melihat motor listrik Hyundai yang akan wara wiri di KTT G20 Bali

Puncak acara KTT G20 yang akan digelar di Bali, pada pertengahan November 2022 akan jadi ajang sejumlah kendaraan listrik unjuk kebolehan, termasuk Delix 7, motor listrik besutan Hyundai.

Hyundai Kefico adalah perusahaan yang mengembangkan teknologi motor untuk kendaraan listrik, khususnya sepeda motor.

“Jadi Delix 7 ini varian motor listrik yang akan nanti dipakai di KTT G20. Penggunaannya sekaligus jadi ajang uji coba juga,” kata Insinyur Hyundai Kefico Kantor Pusat Wilayah ASEAN Yoga Mugiyo Pratama saat ditemui ANTARA dalam pameran dan forum bisnis yang digelar Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) di Jakarta, Kamis.

Yoga menjelaskan, akan ada sekitar 125 unit sepeda motor Delix 7 yang nantinya akan wara wiri di perhelatan puncak G20 di Bali. Hyundai Kefico sendiri juga telah bekerja sama dengan PT PLN (Persero), Telkom dan Grab terkait operasionalnya dalam acara tersebut.

Sayangnya, Delix 7 yang akan digunakan itu merupakan sepeda motor yang diproduksi di Korea Selatan. Ada pun pengembangan sepeda motor serupa masih terus dilakukan di Indonesia.

“Tapi di Indonesia sendiri kita juga sedang mengembangkannya, paralel dengan pengembangan sepeda motor di Korea,” imbuhnya.

Menurut Yoga, setelah digunakan di KTT G20, sepeda motor listrik akan bisa dijual secara komersil. Namun, ia belum bisa memastikan lebih lanjut terkait harga ataupun peluncuran resminya.

Sepeda motor dengan sistem battery swap (tukar baterai) itu juga diharapkan bisa jadi ajang unjuk gigi atas upaya Indonesia dalam mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi Andreas Dipi Patria menjelaskan dalam penyelenggaraan acara puncak KTT G20 di Bali, pemerintah akan menyediakan kendaraan listrik baik untuk delegasi, operasional, hingga transportasi massal.

Skema penyediaan kendaraan listrik dari berbagai merk itu dilakukan dengan sistem pinjam. Meski meminjam dari produsen, KTT G20 dinilai jadi ajang promosi global atas kendaraan listrik yang dipinjamkan.

Di sisi lain, lanjut Andreas, Indonesia juga dapat menunjukkan diri sebagai salah satu pemain industri kendaraan listrik kepada dunia.

Setidaknya tercatat ada 1.259 kendaraan listrik yang akan digunakan selama KTT G20 berlangsung, terdiri dari 123 unit Hyundai Genesis, 246 unit Hyundai Ioniq 5, 143 unit Toyota Lexus dan 124 unit Hyundai Ioniq yang dijadikan kendaraan untuk delegasi.

Selain itu, untuk kendaraan operasional lainnya, terdapat 300 unit Wuling Air EV, 287 unit motor patwal serta 36 unit bus listrik.

“Jadi secara politis, G20 itu aspek yang luar biasa bagi dunia sehingga hampir semua industri yang punya potensi pasar menawarkan dukungan dan bantuan ke Indonesia untuk bisa digunakan,” kata Andreas.

Baca juga: Biaya konversi motor BBM ke listrik masih jadi tantangan

Baca juga: Pos Indonesia bekali mitra kerja dengan kendaraan listrik