Melihat Pertunjukan Budaya Timur Tengah di Pusat Perbelanjaan Tangerang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Situasi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan kreatifitas para pengusaha untuk tetap bertahan dan menyajikan sejumlah hiburan bagi masyarakat. Apalagi di bulan Ramadan ini, sejumlah pengelola pusat perbelanjaan mulai menghadirkan hiburan-hiburan yang manarik pengunjungnya.

Seperti yang terlihat di Tangcity Mall, dimana pengelolanya menyajikan pertunjukan budaya lintas negara dalam event Our Ramadhan Journey. Dimana, menghadirkan berbagai kekayaan produk di dunia yang khas selama Ramadan.

Makanya, disediakan juga pameran beberapa produk ala Timur Tengah, mulai Arab, Persia, hingga Turki.

"Kita hadirkan seperti tarian, lalu ada event talkshow soal pengenalan budaya-budaya dari beberapa negara tersebut," kata Building Manager Tangerang City, Wina Andiryani, seperti dikutip Jumat (30/4/2021).

Lalu, ada juga penampilan Rampak Bedug, yang memang khas selalu hadir di bulan Ramadan. Namun, dalam penyajian itu semua, pihaknya pun tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari jaga jarak hingga penggunaan masker.

"Event ini digelar dengan tetap menerapkam aturan protokol kesehatan, yang mana untuk penonton kita sediakan tempat duduk yang sudah diberikan jarakan 1,5 meter dan yang pastinya wajib menggunakan masker," ujarnya.

Selain menampilkan event lintas negara, berbagai promo menarik pun juga dihadirkan pihaknya, untuk meningkatkan pengunjung. Seperti, bazar jajanan takjil yang hadir hingga 9 Mei 2021.

"Kita ada bazar jajanan takjil juga, jadi selain bisa lihat pertunjukan yang gratis, para pengunjung juga bisa mampir untuk membeli takjil disini," ungkapnya.

Diplomasi Budaya: KBRI Seoul Kembali Gelar Kelas Gamelan di Seoul Institute of the Arts

KBRI Seoul kembali mengadakan kelas gamelan sebagai salah satu bentuk dari diplomasi budaya. (Dok: Kemlu RI)
KBRI Seoul kembali mengadakan kelas gamelan sebagai salah satu bentuk dari diplomasi budaya. (Dok: Kemlu RI)

KBRI Seoul kembali laksanakan kelas gamelan secara tatap muka sebagai upaya dalam meningkatkan upaya pengenalan budaya Indonesia kepada masyarakat di Korea Selatan.

Kelas yang sempat terhenti karena pandemi ini akhirnya kembali dilaksanakan karean situasi yang sudah membaik dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sejak tahun 2018, KBRI Seoul telah bekerja sama dengan Seoul Institute of the Arts untuk menjadikan gamelan sebagai salah satu musik etnik asing yang diajarkan kepada para mahasiswa.

Untuk kelas ini, sebanyak 33 mahasiswa jurusan musik antusias mengikutinya.

Penyelenggaraan kelas budaya atau Bahasa Indonesia merupakan salah satu kegiatan yang kerap kali diselenggarakan oleh Perwakilan Indonesia di luar negeri sebagai salah satu upaya melestarikan dan memperkenalkan budaya Indonesia.

Kelas-kelas tersebut umumnya diikuti oleh masyarakat setempat yang tertarik dengan budaya Indonesia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: