Melihat Plaza Semanggi, Sepi di Tengah Keramaian Jakarta

Merdeka.com - Merdeka.com - Antrean mobil, motor, dan angkutan kota, sudah mulai terlihat pada siang itu. Hujan yang mengguyur membuat kendaraan melaju lambat, antrean kendaraan pun memanjang. Namun, keramaian di jalan, tidak berlaku di Plaza Semanggi.

Bangunan bertingkat itu tidak ramai. Hampir setiap lantai, selalu ada tenant kosong. Suasana sunyi langsung menyambut pengunjung saat memasuki lantai underground. Sekeliling kiri atau kanan, rolling door pada tenant tertutup rapat. Hanya 1-3 tenant masih buka, itu pun tenant bidang kuliner.

Sejak pagi hingga siang, tidak banyak masyarakat berkunjung untuk menyantap makan siang di waktu istirahat. Hanya sopir ojek daring saja, dengan jaket identitas mereka berwarna hijau, yang berlalu-lalang menuju ke lantai 3A, mengambil pesanan makanan konsumen.

"Stand by di sini saja kalau siang untuk layanan antar makanan. Sore, baru layanan penumpang," ucap Fahmi saat hendak menuju lantai 3A Plaza Semanggi, Kamis (6/10).

Fahmi lantas bergegas menuju kedai makanan cepat saji khas Jepang. Antrean saat itu hanya 3 orang. Dan mereka yang mengantre berprofesi sama dengan Fahmi, sopir ojek online. Selang 5-7 menit berlalu, pesanan telah siap. Pria yang berdomisili si Kayuringin, Jakarta Timur itu bergegas mengantar makanan ke konsumen.

"Enggak terlalu jauh sih cuma 2 kilometer," ujarnya.

melihat plaza semanggi, sepi di tengah keramaian jakarta
melihat plaza semanggi, sepi di tengah keramaian jakarta

Nuansa Plaza Semanggi siang itu seperti wujud nyata dari dampak Pandemi Covid-19 dan infiltrasi teknologi pada peradaban manusia. Tenant selain di bidang makanan-minuman memilih tidak membuka kios. Alih-alih mengundang pengunjung menghabiskan uang mereka di mall, disrupsi teknologi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa biaya besar, sekaligus efisien.

Kesunyian Plaza Semanggi terjadi sejak pandemi Covid-19 pada 2020. Krisis kesehatan saat itu merembet ke ekonomi. Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), banyak gulung tikar, tak ada biaya lagi membayar sewa kios.

"Yang masih ramai (dikunjungi) masyarakat yang makanan dan minuman saja. Jarang masyarakat yang ke sini untuk makan, apalagi untuk belanja," kata seorang satpam yang enggan disampaikan identitasnya.

plaza semanggi sepi
plaza semanggi sepi

©2022 Merdeka.com

Jauh sebelum pandemi menghantam dunia, plaza ini kerap ramai oleh pengunjung. Tujuan mereka datang ke Plaza Semanggi beragam, ada untuk menonton film, sekadar nongkrong, hingga berbelanja kebutuhan sekunder. Namun, pandemi membalik kondisi tersebut hanya dalam kurun 2,5 tahun.

Plaza Semanggi merupakan pusat komersil yang berada di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan. Di dalam Plaza Semanggi, terdapat pusat perbelanjaan, auditorium Balai Sarbini. [azz]