Melihat Prospek Saham LPPF Setelah Masuk Auric Digital

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Auric Digital Pte Ltd resmi menjadi pemegang saham pengendali terbaru PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) sejak 14 Juli 2021.

Dilihat secara teknikal, Yudi Chen dari komunitas Indonesia Investment Education (IIE) mengungkapkan, harga saham LPPF ditutup tak terlalu kuat, karena berada di posisi 2.120.

"Memang secara harga dia enggak terlalu kuat karena tutup di angka 2.120, tapi selama dia bisa bertahan, ini bisa digunakan untuk menjadi batas resiko," kata Yudi secara virtual, dikutip Minggu (18/7/2021).

Yudi juga menyebut, bila berjalan dengan baik, saham LPPF diprediksi naik dan mampu mencapai 2.750 bulan depan. Hanya saja, saham LPPF harus keluar dari 2.320 terlebih dulu.

"Untuk bulan depan dia bisa naik ke 2.750 dulu. Yang pasti seru dia nanti bisa keluar dari 2.320 ini dan bisa pecah dari 2.750 dan bisa memulai naik ke 3.860," ujarnya.

Dalam penjelasannya, Yudi juga menyebut, pihaknya berharap saham LPFF bisa naik ke angka 3.100 atau mencapai 3.860. Meski demikian, bila saham perseroan sudah berada di angka 2.750, hal tersebut sudah cukup baik.

"Harapannya minimal bisa naik ke 3.100 bagus-bagus bisa langsung naik ke 3.860. Tapi udah di atas 2.750 itu sudah di atas angin. Jadi sekarang dia masih konsolidasi di 2.120 ke 2.750," tuturnya.

Gerak Saham LPPF

Sebuah layar tentang tabel saham dipajang saat Festival Pasar Modal Syariah 2016, Jakarta, Kamis (31/3). Pertumbuhan pangsa pasar saham syariah lebih dominan dibandingkan dengan nonsyariah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sebuah layar tentang tabel saham dipajang saat Festival Pasar Modal Syariah 2016, Jakarta, Kamis (31/3). Pertumbuhan pangsa pasar saham syariah lebih dominan dibandingkan dengan nonsyariah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) melemah 1,38 persen ke posisi Rp 2.150 per saham pada penutupan perdagangan Jumat, 16 Juli 2021. Saham LPPF dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 2.190 per saham.

Saham LPPF berada di level tertinggi Rp 2.200 dan terendah Rp 2.030 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.957 kali dengan volume perdagangan 430.723. Nilai transaksi harian Rp 90,5 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel