Melihat T.Rex di Museum Geologi Bandung

TEMPO.CO, Jakarta -Jelang  Tahun Baru, wisata edukasi di museum  bisa menjadi pilihan liburan bersama keluarga atau rombongan dari sekolah. Museum Geologi Bandung yang terletak di jalan Diponegoro no. 57 Bandung, Jawa Barat selalu  ramai diserbu pengunjung setiap akhir tahun.

"Biasanya memasuki awal Oktober sudah mulai ramai. Apalagi masuk bulan Desember, museum geologi penuh, " kata Lutfi Zulkifli, pemandu Museum Geologi Bandung pada Tempo, Rabu, 26 Desember 2012.

Menurut dia, pengunjung yang datang bisanya  rombongan pelajar atau rombongan keluarga dari luar kota. Dalam sehari dimusim liburan seperti ini, terkadang ada 50 rombongan yang mengunjungi museum yang memiliki koleksi kerangka-kerangka zaman purba. "Kalau sehari-hari ada 2000 pengunjung itu biasa, tapi kalau musim liburan bisa mencapai 7000 ribu orang," kata Lutfi.

Berada di kawasan perkotaan dan dekat dengan pusat pemerintahan provinsi Jawa Barat yaitu Gedung Sate, Gedung Geologi merupakan satu-satunya museum di Indonesia yang memiliki ratusan ribu koleksi batuan dan mineral serta puluhan ribu fosil.

Sebagian besar koleksi tersebut disimpan di ruang dokumentasi dan sebagian kecil dipamerkan di ruang peragaan yang terdiri dari Ruang Sejarah kehidupan dan Ruang Geologi Indonesia.

Andika Wicaksono, mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta mengaku baru pertama kali mengunjungi Museum Geologi dan penasaran dengan bentuk kerangka hewan purba Tyrannosaurus rex. "Kebetulan lagi liburan natal dan tahun baru di Bandung, sekalian saja mampir ke sini sambil lihat kerangka T.rex, kan tidak ada di kota lain," kata dia.

Menurut Andika, penempatan koleksi fosil-fosil dan keterangannya sudah sesuai dengan urutan sehingga memudahkan pengunjung untuk menangkap informasinya. "Pengemasannya sudah menarik tinggal menambah jumlah pemandunya saja, supaya saat berkeliling ada yang memandu" kata mahasiswa jurusan Teknologi Pangan itu.

Sebagai satu-satunya museum yang memiliki koleksi mengenai kehidupan bumi, museum Geologi menyajikan banyak edukasi bagi pengunjungnya. Di setiap peragaan diselipkan informasi singkat seputar benda yang dipamerkan tersebut.

Museum yang memiliki luas sekitar 2000 m2 itu juga memiliki beberapa ruang pamer di gedungnya. Masuk ke aula utama, pengunjung akan melihat peta Indonesia berukuran besar dengan dua ruangan peraga. Di sayap barat ada Ruang Sejarah Kehidupan dan sayap timur Ruang Geologi Indonesia.

Bagi yang ingin melihat gambaran kehidupan dari zaman ke zaman bisa masuk ke Ruang Sejarah kehidupan. Disana banyak informasi mengenai flora dan fauna purba, awal kehidupan di bumi, bukti kehidupan pra sejarah hingga rangka-rangka fosil hewan purba. Di Museum Geologi pengunjung bisa langsung melihat replika rangka Tyrannosaurus rex dengan tinggi 6.5 meter, panjang 14 meter dan bobot 6 ton.

"Itu dinosaurus yang mirip di film ya?" ujar Elbi Karsan, siswa kelas V Sekolah Dasar yang bertanya pada Ibunya.

Pada umumnya, pengunjung yang sebagian besar pelajar memang cenderung senang melihat-lihat peragaan kerangka hewan purba. Selain T.rex, ada juga kerangka Rhinoceros Sondaicus yakni Badak Jawa yang terancam punah dan Megalochelys cf. Sivalensis atau Kura-kura purba raksasa yang memiliki tinggi 1.5 meter, dengan panjang 2 meter. Pengunjung juga bisa melihat replika kaki T.rex yang berukuran mencapai satu meter.

Beralih ke sayap timur yaitu ruang Geologi Indonesia, pengunjung disuguhkan dengan peragaan proses pembentukan bumi dalam tata surya keluarga matahari. Ada juga koleksi meteorit dan tektit. Di peragaan selanjutnya ada batu kristal dengan bentuk unik seperti kristal kuarsa, ametis dan pirit.

Sampai ke ujung lorong, ada miniatur gunung-gunung api di Indonesia dan penjelasan mengenai terbentuknya gunung api. Bahan-bahan letusan serta informasi 129 gunungapi aktif di Indonesia dengan sajian maket Gunung Bromo-Semeru, Gunung Batur, Gunung Anak Krakatua, Gunung Merapi dan Gunung Tangkuban Perahu disediakan untuk memperkaya informasi pengunjung.

"Museum Geologi akan terus berinovasi menyajikan seluruh koleksi museum dengan peragaan yang menarik dan edukatif," kata Awan Gunawan, Humas Museum Geologi Bandung.

Inovasi Museum Geologi salah satunya dengan menambah ruang pamer di lantai dua sayap barat yaitu Geodigi. Penggabungan geologi dan digital yang dikemas sebagai sajian yang bersifat edutainment. Konsep tersebut cenderung mengoptimalkan penggunaan teknologi digital ke dalam area pamer benda geologi untuk lebih mengeksplorasi informasi kegeologian.

RISANTI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.