Memahami Prinsip-Prinsip Persatuan dan Kesatuan bagi Bangsa Indonesia

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Persatuan dan kesatuan merupakan hal penting yang harus dimiliki tiap negara, termasuk Indonesia. Tanpa adanya persatuan dan kesatuan, sebuah negara akan mudah terombang-ambing.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi keempat, persatuan adalah gabungan (ikatan, kumpulan dan sebagainya) beberapa bagian yang sudah bersatu, perserikatan, serikat. Sementara pengertian kesatuan berarti perihal satu, keesaan, sifat tunggal, satuan.

Indonesia sebagai negara yang mempunyai banyak keberagaman dan perbedaan, perlu mempunyai persatuan dan kesatuan. Keberagaman yang terdapat di Indonesia, antara lain agama, suku, etnis, budaya bahasa, maupun adat istiadat.

Adanya keberagaman tersebut, tentu penting memiliki sikap persatuan dan kesatuan antarsesama masyarakat demi menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Tanpa adanya rasa persatuan dan kesatuan, bangsa Indonesia akan mudah terpecah terpecah belah.

Mengenai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, setiap warga negara harus memahami maknanya. Selain itu, masyarakat perlu mengetahui dan prinsip-prinsipnya sehingga bisa mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini rangkuman tentang prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan, seperti dirangkum dari laman Yuksinau dan Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA/MA Kelas XI, Rabu (10/3/2021).

Prinsip - Prinsip Persatuan dan Kesatuan

1. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika

Ilustrasi bendera Indonesia. (Photo by crysia . on Unsplash)
Ilustrasi bendera Indonesia. (Photo by crysia . on Unsplash)

Bhinneka Tunggal Ika bermakna bahwa Indonesia sebagai bangsa terdiri atas berbagai suku, bangsa, bahasa, agama, dan adat istiadat, tetapi bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, bangsa Indonesia wajib menjauhkan diri dari sikap-sikap mementingkan kelompok sendiri, sukuisme, dan fanatisme yang berlebihan agar dapat terhindar dari perpecahan bangsa.

2. Prinsip Nasionalisme

Ilustrasi bendera Indonesia (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi bendera Indonesia (Sumber: Pixabay)

Nasionalisme adalah paham kebangsaan yang meletakkan kesetiaan tertinggi individu terhadap bangsa dan tanah airnya.

Nasionalisme bertujuan agar individu sebagai warga negara memiliki sikap atau perbuatan untuk mencurahkan segala tenaga dan pikirannya demi kemajuan, kehormatan, dan tegaknya kedaulatan bangsa dan negara.

Melalui penerapan prinsip nasionalisme, seseorang akan rela berkorban, mendahulukan kepentingan bersama dari kepentingan pribadi atau kelompok/golongan, serta menempatkan sikap persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi.

3. Prinsip Kebebasan yang Bertanggung Jawab

Ilustrasi bendera Indonesia. (Bola.com/Pixabay)
Ilustrasi bendera Indonesia. (Bola.com/Pixabay)

Kebebasan yang bertanggung jawab berarti setiap orang diberikan kebebasan untuk bertindak dan bersikap sesuai kemauannya, tentunya tanpa menyalahi hak asasi manusia.

Jadi, orang yang melakukan kebebasan tersebut harus bisa bertanggung jawab dan tidak sampai merugikan orang lain. Jika sampai merugikan orang lain, maka harus berani menerima semua konsekuensi yang diperbuat.

4. Prinsip Wawasan Nusantara

Ilustrasi budaya masyarakat Indonesia. Credit: unsplash.com/Ruben
Ilustrasi budaya masyarakat Indonesia. Credit: unsplash.com/Ruben

Wawasan Nusantara adalah cara pandang beserta sikap bangsa Indonesia tentang diri dan bentuk geografis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dalam pelaksanaan wawasan nusantara, kesatuan wilayah, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat diutamakan guna mencapai tujuan nasional.

Melalui wawasan nusantara, bangsa Indonesia ditempatkan dalam kerangka satu kesatuan politik, sosial, budaya, serta pertahanan keamanan.

Dengan begitu, bangsa Indonesia akan merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa, dan setanah air, serta memiliki satu tekad dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional.

5. Semangat Persatuan untuk Mewujudkan Cita-cita Proklamasi

Ilustrasi Nusantara, Sosial, Indonesia (photo created by tawatchai07 on freepik.com)
Ilustrasi Nusantara, Sosial, Indonesia (photo created by tawatchai07 on freepik.com)

Di dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, terdapat wujud cita-cita proklamasi. Cita-cita tersebut adalah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dalam wadah NKRI.

Untuk mewujudkan cita-cita proklamasi tersebut, dibutuhkan persatuan dan kesatuan dari seluruh warga Indonesia.

Makna Persatuan dan Kesatuan

Ilustrasi nasionalisme. Credit: unsplash.com/Anggit
Ilustrasi nasionalisme. Credit: unsplash.com/Anggit

Terdapat tiga makna penting yang terkandung dalam persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia. Adapun arti dari ketiga makna persatuan dan kesatuan yang harus diketahui, yakni:

1. Selalu menjalin rasa kepercayaan, kebersamaan, dan saling melengkapi antarbangsa demi menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

2. Selalu berupaya untuk dapat saling menghargai satu sama lain antarsesama bangsa yang berlandaskan rasa kemanusiaan sehingga dapat tercapai kehidupan yang serasi dan harmonis.

3. Selalu menjalin rasa kekeluargaan, persahabatan, saling tolong menolong, serta nasionalisme antarbangsa yang dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sumber: PPKn.co.id, Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA/MA Kelas XI.