Memanas, Presiden Torino Ungkap Permainan Busuk Bos Juventus

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Rencana digelarnya Liga Super Eropa terancam bubar. Itu setelah sejumlah klub anggota dikabarkan mundur.

12 klub sebelumnya menyatakan diri sebagai penggagas kompetisi anyar tersebut. Mereka adalah Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Juventus, Inter Milan, AC Milan, Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

Liga Super Eropa sendiri dideklarasikan pada Minggu 19 April 2021 kemarin. Bos Real Madrid, Florentino Perez, didapuk menjadi presiden dan Bos Juventus, Andrea Agnelli sebagai wakil Presiden.

Kini, kabar panas datang dari Presiden Torino Urbano Cairo. Ia menuduh Juventus dan Inter menyabotase pembicaraan Lega Serie A dengan dana investasi sembari diam-diam juga mempersiapkan Liga Super Eropa.

Cairo berbicara dengan surat kabar Corriere della Sera, ia mengungkap fakta bahwa Agnelli adalah salah satu penggagas Liga Super Eropa dengan perannya dalam menegosiasikan kesepakatan Lega Serie A untuk mendapatkan dana dari luar.

Menurut Cairo, itu merupakan proyek yang sepertinya selesai sebelum beberapa klub tiba-tiba berbalik menentangnya. “Liga Super Eropa adalah serangan terhadap kepentingan kolektif sepakbola Italia,” ujar Cairo dikutip dari Football Italia, Rabu 21 April 2021.

Cairo menegaskan, tiga tim dari Serie A itu egois hanya memikirkan ekonomi mereka saja. Sementara itu nasib tim lain tak penting lagi bagi Juventus, Inter Milan dan AC Milan.

“Tiga klub, Juve, Inter dan Milan secara eksklusif memikirkan kesehatan ekonomi mereka, kepentingan mereka. Mereka tidak terlalu peduli dengan kebutuhan dan kekhawatiran klub lain," ucapnya.

“Ini adalah klub yang secara teratur membayar gaji mereka, yang bekerja keras dan merencanakan aktivitas mereka dengan hati nurani yang baik. Menurut saya, 12 klub ini, yang mungkin ditakdirkan untuk menjadi 15 tahun, tidak berbudi luhur secara finansial, justru sebaliknya," kata dia.