Membandingkan Pep Guardiola Vs Thomas Tuchel Jelang Bentrok Man. City Vs Chelsea di Liga Inggris

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Manchester City akan menghadapi Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2021/2022 di Etihad Stadium, Sabtu (15/1/2022) malam WIB.

Pada laga ini, City kemungkinan besar tidak didampingi sang arsitek, Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol ini dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada pekan lalu.

Kendati tak didampingi langsung oleh Guardiola, racikan dan filosofi permainannya sudah berurat berakar di kubu City. Karenanya, dengan atau tanpa Guardiola, paras permainan The Citizens tidak akan berubah.

Pada laga ini, racikan Guardiola bakal diadu dengan ramuan strategi Thomas Tuchel. Bersama pelatih Liverpool Jurgen Klopp, Tuchel dan Guardiola kerap disebut sebagai para pelatih terbaik di kancah Premier League saat ini.

Bagaimana perbandingan statistik antara Guardiola dan Tuchel yang akan beradu taktik pada akhir pekan ini?

Tuchel Senior

Sejak melatih Chelsea, Thomas Tuchel selalu menang melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola di semua ajang. (AFP/David Ramos)
Sejak melatih Chelsea, Thomas Tuchel selalu menang melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola di semua ajang. (AFP/David Ramos)

Soal usia, Tuchel memang lebih muda dari Guardiola. Saat ini, Tuchel berusia 48 tahun. Sementara, Pep berusia 50 tahun.

Namun, untuk urusan terjun lebih dulu ke dunia kepelatihan, Tuchel unggul dari koleganya itu. Pelatih asal Jerman ini lebih banyak makan asam garam di dunia kepelatihan ketimbang Guardiola.

Tuchel mulai merintis karier kepelatihannya pada 1 Juli 2004, dengan menjadi asisten manajer VfB Stuttgart. Sementara, Guardiola masuk ke dunia kepelatihan pada 1 Juli 2007 kala menjadi manajer Barcelona B.

Guardiola Unggul Jumlah Pertandingan

Pep Guardiola. Ia menjadi pelatih utama Barcelona pada awal musim 2008/2009 setelah sebelumnya menangani Barcelona B. Ia langsung mempersembahkan treble winners. Trofi UCL diraihnya usai menang 2-0 atas Manchester United dalam laga final di Olimpico, Roma, 27 Mei 2009. (AFP/Lluis Gene)
Pep Guardiola. Ia menjadi pelatih utama Barcelona pada awal musim 2008/2009 setelah sebelumnya menangani Barcelona B. Ia langsung mempersembahkan treble winners. Trofi UCL diraihnya usai menang 2-0 atas Manchester United dalam laga final di Olimpico, Roma, 27 Mei 2009. (AFP/Lluis Gene)

Belakangan masuk ke dunia kepelatihan, Guardiola justru lebih banyak makan asam garam menakhodai langsung anak asuhnya dalam pertandingan. Sejauh ini, pelatih asal Spanyol tersebut sudah memimpin langsung anak asuhnya dalam 732 pertandingan.

Sementara, Tuchel memiliki catatan lebih sedikit dibanding Guardiola. Ia 'baru' memimpin anak asuhnya dalam 511 laga.

Lebih banyaknya catatan Guardiola ini tak lepas dari seringnya Tuchel menangani tim kelompok umur atau akademi. Tercatat, selain menangani Stuttgart U-19, ia juga sempat menangani Augsburg U-19, Akademi Augsburg, dan manajer Mainz 05 U19.

Poin per Laga? Guardiola Juaranya

Ekspresi Bayern Munchen, Pep Guardiola, dan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, dalam final DFB Pokal di Olympiastadion Berlin, Sabtu (25/5/2016). (AFP/DPA/Bernd Thissen)
Ekspresi Bayern Munchen, Pep Guardiola, dan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, dalam final DFB Pokal di Olympiastadion Berlin, Sabtu (25/5/2016). (AFP/DPA/Bernd Thissen)

Bukan cuma lebih banyak memimpin anak asuhnya dalam pertandingan, raihan poin per pertandingan Guardiola pun mengungguli Tuchel.

Sejauh ini, Guardiola memiliki 1731 poin dari 732 pertandingan. Rata-rata, dalam tiap laga, ia meraih 2,36 poin. Poin ini merupakan hasil 545 kemenangan, 96 imbang, dan 91 kalah.

Sementara, dari 511 laga, Tuchel mengoleksi 987 poin. Artinya, dalam tiap laga, ia meraih 1,93 poin. Poin ini merupakan hasil 298 kemenangan, 93 hasil imbang, dan 120 kekalahan.

Tim Guardiola Sangar-sangar

Kemenangan atas Chelsea menjadi yang ke-221 diraih Pep Guardiola sejak menjadi manajer Manchester City pada 2016. (AFP/Ben Stansall)
Kemenangan atas Chelsea menjadi yang ke-221 diraih Pep Guardiola sejak menjadi manajer Manchester City pada 2016. (AFP/Ben Stansall)

Tim-tim besutan Guardiola memiliki reputasi apik soal mencetak gol. Barcelona, Bayern Muenchen, dan Manchester City dikenal garang dan buas dalam membobol gawang lawan.

Sejauh ini, tim besutan Guardiola mencetak 1886 gol dari 732 pertandingan. Artinya, dalam tiap laga, rata-rata mereka mencetak 2,54 gol.

Sementara, skuad asuhan Tuchel sejauh ini mencetak 1052 gol dari 511 laga. Artinya, dalam tiap laga, rata-rata mereka mencetak 2,06 gol.

Pertahanan Skuad Guardiola Jos

Pep Guardiola - Pelatih berkepala plontos ini telah mempersembahkan banyak trofi dan membawa Manchester City menjelma menjadi klub elit di Eropa. Menukangi City sejak Juli 2016 Pep telah memenangi 231 laga dari 312 pertandingan. (AFP/Lindsey Parnaby)
Pep Guardiola - Pelatih berkepala plontos ini telah mempersembahkan banyak trofi dan membawa Manchester City menjelma menjadi klub elit di Eropa. Menukangi City sejak Juli 2016 Pep telah memenangi 231 laga dari 312 pertandingan. (AFP/Lindsey Parnaby)

Tuchel dikenal mampu meracik tim dengan pertahanan yang solid. Namun, ternyata - secara statistik, pertahanan tim besutannya masih kalah dibanding skuad besutan Guardiola.

Sejauh ini, gawang tim-tim besutan Guardiola bobol 591 kali dari 732 pertandingan. Rata-rata, dalam tiap laga, gawang mereka kebobolan 0,81 kali.

Sementara, gawang tim-tim besutan Tuchel bobol 567 gol dari 511 pertandingan. Rata-rata, dalam tiap pertandingan, gawang anak asuhnya bobol 1,1 kali.

Siapa Unggul Head to Head?

Manchester City - Pep Guardiola (Bola.com/Adreanus Titus)
Manchester City - Pep Guardiola (Bola.com/Adreanus Titus)

Guardiola dan Tuchel pun sudah pernah beradu taktik sebelumnya. Tercatat ada sembilan kesempatan di mana dua pelatih jempolan tersebut beradu siasat di lapangan hijau.

Dari sembilan pertemuan tersebut, lima di antaranya terjadi di Jerman. Waktu itu, Guardiola menangani Bayern Muenchen. Sementara, Tuchel menangani Mainz 05 dan kemudian Borussia Dortmund. Dari lima pertemuan tersebut, skuad Guardiola meraih empat kemenangan dan sekali hasil seri.

Kemudian, kedua pelatih ini sama-sama melanjutkan karier ke Inggris. Guardiola menangani Manchester City, sedangkan Tuchel mengomandani Chelsea.

Dalam pertemuan di klub baru ini, peruntungan kedua pelatih berubah. Dari empat pertemuan, skuad Tuchel meraih tiga kali kemenangan dan sekali kalah.

Secara keseluruhan, dari sembilan persuaan mereka, Guardiola masih unggul dari Tuchel. Guardiola menang lima kali. Sementara, Tuchel menang tiga kali. Satu kali sisanya berakhir imbang.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Dendy Gandakusumah/Serafin Unus Pasi, 14/1/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel