Mempelai Pria Tak Bawa Mas Kawin, Pernikahan di Bekasi Gagal

Bayu Nugraha, Dani (Bekasi)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gara-gara tak bawa mas kawin, pernikahan sepasang pengantin gagal di Desa Jayabakti, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Alhasil, penghulu yang sudah datang pun terpaksa membatalkan pernikahannya.

Peristiwa pada Rabu 30 Desember 2020, sepatutnya menjadi momen seumur hidup pasangan pengantin, Dewi Lestari dan Junaedi Hertanto. Hanya saja, pernikahan itu batal karena dianggap sudah membuat malu keluarga mempelai wanita.

"Tadinya mempelai pria sudah berjanji mau bawa mas kawin emas 10 gram dan bawa uang buat pesta," kata Tinggal (56), orangtua mempelai wanita, Kamis 31 Desember 2020.

Namun, pada hari pernikahan kata Tinggal, rombongan mempelai laki-laki tidak membawa apa-apa. Sehingga, membuat malu di depan masyarakat kampung.

"Saat ditanyakan mana mas kawinnya katanya sudah sama orangtuanya, ditanyakan ke orangtuanya malah tidak ada," katanya.

Sementara itu, mempelai wanita, Dewi Lestari mengaku kecewa dengan pasangannya Junaedi. Menurut dia, keluarganya sudah dibuat malu. "Saya enggak mau lah, sudah malu keluarga saya," katanya.

Kasus terjadinya gagal nikah di wilayah Kabupaten Bekasi itu menjadi yang pertama. Dan pihak pemerintah desa segera berkordinasi dengan Kanwil Agama Kabupaten Bekasi atas status mempelai wanita yang sudah tercatat menikah.

Sementara itu, penghulu Desa Jayabakti, Dony Fajar mengatakan, pernikahan ini terpaksa dihentikan atas permintaan keluarga mempelai wanita. Dan pihaknya segera berkoordinasi dengan Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Bekasi.

"Masalahnya surat nikahnya sudah jadi, jadi harus saya jelaskan persoalan ini ke Kantor Agama. Udah gitu status wanitanya sudah diubah tercatat menikah, tapi kan belum menikah," katanya.

Baca juga: Jokowi: 2020 Tahun Ujian yang Berat