Mempercantik Diri Sambul Idul Fitri sampai Faskes Modern di Papua

Ichsan Suhendra
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mempercantik diri menyambut Idul Fitri rupanya jadi salah satu artikel yang paling dimiati pembaca dari kanal Lifestyle VIVA pada Sabtu, 1 Mei 2021. Selain artikel tersebut, ada 4 artikel lain yang menarik minat pembaca. Apa saja artikel-artikel tersebut? Berikut daftarnya.

1. 2 Warna Ini Bikin Kuku Lentik saat Lebaran, Mau Coba?

Banyak hal yang dipersiapkan saat momen Hari Raya Idul Fitri besok, mulai dari riasan wajah yang natural hingga pakaian yang menarik. Tak ketinggalan juga, tampilan kuku yang bersih dan lentik dapat memberikan suasana lebaran makin menyenangkan.

Salah satu cara membuat kuku nampak cantik dan menarik adalah dengan mengenakan kuteks yang halal. Pemilihan warnanya pun menjadi kunci utama. Lantas, warna apa sih yang cocok dipakai saat lebaran?

Baca selengkapnya di sini.

2. Dari Driver Taxi Online, Pria Ini Jadi Trader Sukses di Usia Muda

Berhasil meraih kesuksesan bukanlah hal yang mudah, ada perjuangan yang berat di baliknya. Untuk sampai pada pencapaian, perlu melewati proses yang berliku.

Hal ini yang dirasakan oleh YouTuber trading, Erwin Laisuman. Di usianya yang masih muda, 25 tahun, ia sudah menjadi YouTuber sekaligus trader (pedagang finansial yang membeli dan menjual instrumen keuangan seperti saham, obligasi dan turunannya) sukses.

Baca di sini.

3. Kasus COVID Membludak Pria Ini Ikat Jenazah Ayahnya di Atap Mobil

India tengah dihadapkan dengan krisis COVID-19 yang disebut terburuk di dunia. Di Delhi, ibu kota India, angka kematian mencapai 1.777 dalam lima hari terakhir.

Hampir semua rumah sakit pun penuh dengan pasien. Oksigen dan tempat tidur tidak ada lagi yang tersisa untuk menangani pasien yang terus berjatuhan. Saking membludaknya pasien COVID-19 di India, seorang pria di kota Agra harus mengikat tubuh jenazah ayahnya.

Baca selengkapnya di sini.

4. Mengenal Virus COVID-19 Varian B.1.617 di India, Lebih Berbahaya?

Kasus COVID-19 di India mengalami lonjakan besar. New Delhi dan Mumbai bahkan mengalami kekurangan tempat tidur di rumah sakit, oksigen, dan obat-obatan.

Para ilmuwan sedang mempelajari apa yang menyebabkan lonjakan tak terduga, terutama apakah varian dari virus korona baru yang pertama kali terdeteksi di India adalah penyebabnya. Varian baru tersebut, bernama B.1.617, telah dilaporkan di 17 negara, meningkatkan kekhawatiran global.

Baca di sini.

5. Intip Faskes Modern Klinik Asiki di Pedalaman Boven Digoel Papua

Pandemi mengubah tatanan pada banyak sektor, tidak terkecuali kesehatan. Keberadaan virus corona (COVID-19) yang menyebar dengan cepat menyebabkan banyak orang enggan untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan.

Mereka cemas, rumah sakit dan klinik yang dikunjungi akan membuat mereka tertular virus corona (COVID-19). Padahal, tidak jarang di antara masyarakat yang masih membutuhkan layanan kesehatan.

Baca di sini.