Menag: Fasilitas Armuzna Cukup Baik, tapi Belum Sesuai Ekspektasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyelenggaraan ibadah haji fase Armuzna akan selesai hari ini. Jemaah yang sebelumnya berada di Mina akan kembali seluruhnya ke hotel-hotel mereka di Makkah.

Selanjutnya, jemaah melaksanakan thawaf ifadah. Kemudian jemaah gelombang pertama akan segera kembali ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz Internasional Airport (KAIA) di Jeddah. Penerbangan awal direncanakan 15 Juli 2022.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, melihat secara keseluruhan penyelenggaraan ibadah haji fase Armuzna cukup baik. Tetapi, kenaikan biaya Masyair yang cukup tinggi dinilainya belum sebanding dengan fasilitas yang diterima jemaah.

"Fasilitas saya kira sudah cukup baik tapi masih berbeda dari ekspektasi kami. Dari biaya yang dikeluarkan, saya merasa bahwa ini belum sesuai dengan fasilitas yang diberikan," katanya seusai melempar jumrah beberapa waktu lalu.

Namun demikian, untuk tahun ini Kemenag coba memaklumi karena persiapannya juga mepet. Dia akan menjadikan temuan-temuan terkait fasilitas yang didapat jemaah tahun ini, untuk kemudian menjadi bahan evaluasi.

"Saya akan jadikan ini sebagai catatan-catatan evaluasi untuk perbaikan layanan jamaah haji ke depan," jelas Yaqut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran operasional haji tahun 2022 sebesar Rp1,5 triliun. Hal ini dilakukan karena adanya tambahan kebutuhan biaya haji 2022.

Menag Yaqut menjelaskan, tambahan Rp1,5 triliun disebabkan ada aturan baru dari Arab Saudi terkait paket layanan di Masyair, baik Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel