Menag kagum atas karya foto pelaksanaan ibadah haji saat pandemi

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengaku kagum dengan karya foto hasil tim Media Center Haji (MCH) Kemenag dan jurnalis berbagai media yang merekam aktivitas pelaksanaan ibadah haji saat pandemi COVID-19 atau 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Kekaguman Yaqut itu diekspresikan saat melihat pameran foto ibadah haji bertajuk, "Mengawal Perjalanan Suci Kala Pandemi” yang dipamerkan saat Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2022 di Hotel Aston, Batam.

"Saya hampir tidak percaya bahwa ini adalah produk dari tim MCH. Produk MCH 2022 top!," ujar Menag Yaqut dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menag mengakui produk foto dari tim MCH 2022 memiliki kualitas tinggi. Menurut dia, foto-foto yang dipamerkan mengandung pesan yang kuat dan mendalam seperti tentang kemanusiaan, solidaritas, dan kebangsaan.

"Dari foto MCH ini, kita semakin tahu bahwa ibadah haji adalah luar biasa dan kita saatnya tunjukkan bahwa Indonesia memang luar biasa. Menunjukkan bahwa ibadah haji bukan hanya ritual semata," kata dia.

Ia berharap foto-foto tersebut tak hanya dipamerkan saat Rakernas evaluasi penyelenggaraan haji saja, tapi dapat ditampilkan di Jakarta.

Baca juga: Menag: Ibadah haji 2022 jadi tolok ukur pelaksanaan tahun depan

Sementara itu, Kabiro Humas, Data dan Informasi (HDI) Kementerian Agama Akhmad Fauzin mengatakan karya-karya foto yang dipamerkan merupakan produk tim MCH yang bertugas di Daker Mekkah, Madinah, dan Bandara.

Ia mengatakan tim MCH yang dimaksud selain dari Biro HDI juga merupakan jurnalis dari berbagai media massa. Pameran foto ini berlangsung pada 30 Agustus hingga 2 September atau berbarengan dengan kegiatan Rakernas.

"Terima kasih Pak Menag atas apresiasi terhadap karya-karya tim MCH. Semoga prestasi bisa dijaga dan menjadi pelecut untuk penyelenggaraan haji ke depan menjadi lebih baik lagi," kata dia.

Baca juga: Menag undang Menteri Haji Saudi ke Indonesia negosiasi biaya Masyair
Baca juga: Menag: Banyak jamaah haji yang masih belum paham manasik
Baca juga: Kuota haji 1444 Hijriah/2023 Masehi diprediksi naik