Menag Sebut Menteri Haji Saudi Beri Sinyal Tambah Kuota Tahun Depan

Merdeka.com - Merdeka.com - Tahun ini menjadi pelaksanaan haji perdana setelah dua tahun terhenti karena pandemi. Proses adaptasi ini membuat kuota jemaah haji dari seluruh negara dibatasi termasuk Indonesia.

Di tahun sebelumnya, Indonesia mendapat dua ratus ribu lebih kuota jemaah haji. Tetapi tahun ini, hanya setengahnya yakni 100.051. Dengan rincian, 92.825 jemaah haji reguler, dan 7.226 jemaah haji khusus.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas belum bisa memastikan apakah kuota haji di tahun depan akan ada penambahan atau tidak. Tetapi hasil pertemuannya dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi, kuota haji untuk Indonesia di tahun depan akan lebih banyak dari tahun ini.

"Informasi yang saya dapatkan dari Menteri Haji saat saya bertemu beliau beberapa hari lalu pasca-Mina. Beliau katakan Insya Allah, akan lebih banyak dari tahun ini," kata Menag seusai rapat evaluasi pelaksanaan haji 2022 di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Sabtu (16/7).

Berapa besarannya, dia meminta menunggu keputusan dari pemerintah Saudi. "Belum dong, kan pemerintah Saudi yang umumkan," katanya.

Tidak cuma dijanjikan penambahan kuota, sambung Menag, Menteri Haji Saudi juga berucap akan memberikan kuota khusus untuk jemaah lansia. Tetapi skema aslinya, dia juga belum mengetahui.

"Juga disampaikan pada waktu pertemuan itu, akan ada kuota khusus untuk usia lanjut, defenisinya seperti apa saya belum tahu juga, lebih baik kita tunggu saja," katanya.

Meskipun janji-janji tersebut telah disampaikan, Menag tetap memastikan bisa terealisasi. Oleh sebab itu, keduanya intens berkomunikasi.

"Tapi ini intens, setiap hari saya masing WA-an dengan menteri haji untuk dapat update-nya seperti apa," tutup Menag. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel