Menakar Kans 2024, Airlangga Punya 'Chemistry' dengan Jokowi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Dinamika menuju Pemilu Presiden 2024 terus jadi perhatian lantaran muncul sejumlah nama figur yang digadang-gadang layak jadi capres. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto jadi salah satu figur yang dijagokan bakal nyapres.

Pengamat politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menganalisis peluang Airlangga di 2024 terbuka lebar. Alasan kuatnya status Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar.

"Saya konsisten ya, soal yang penentu 2024 itu ketua umum partai karena presidential threshold itu. Dengan jadi Ketum Golkar, dia punya peluang," ujar Pangi kepada VIVA, Rabu, 2 Juni 2021.

Pangi menilai Airlangga juga punya chemistry dengan Jokowi. Kata dia, Airlangga sebagai Menteri Koordinator bidang Perekonomian memiliki kedekatan dengan Jokowi.

Salah satu acuannya karena keberhasilan program Omnibus Law Cipta Kerja. Menurut dia, program Omnibus Law ini yang digaungkan pemerintah bukan perkara mudah karena memiliki tekanan berat.

"Paling dekat Jokowi itu memang ke Airlangga. Kalau saya lihat sih. Karena Airlangga itu sudah menyenangkan Jokowi, maksudnya dengan omnibus law. Artinya Jokowi percaya ke Airlangga," tutur Pangi.

"Kan, berhasil Airlangga mewujudkan kemauan Jokowi, chemistry-nya dapat. Jokowi senang dengan Airlangga," sebut Pangi.

Dia menambahkan chemistry itu sudah terlihat sejak Airlangga mengisi posisi Menko Perekonomian. Belum lagi jabatan lain yang diemban Airlangga seperti Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Terbaru, Airlangga ditunjuk Jokowi menjadi Ketua Panitia Presidensi G-20.

Pun, menurut dia, bila Jokowi menjadi king maker atau penentu pada 2024, maka kans Airlangga nyapres terbuka lebar. Ia menyampaikan demikian dengan catatan Jokowi tak maju tiga periode.

"Airlangga bisa masuk. Sekarang Airlangga yang dipercaya Jokowi. Secara chemistry, Airlangga juga nggak mengganggu ke depan. Tidak ada saling menyandera," tutur Pangi.

Sebelumnya, Pangi menganalisis dengan menyampaikan prediksi ada tiga poros koalisi di Pilpres 2024. Salah satu poros itu dengan memunculkan koalisi alternatif yaitu Golkar-PPP-PAN dengan simulasi beberapa nama antara lain seperti Airlangga Hartarto, Erick Tohir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel