Menakar Kekuatan Lini Depan PSM: Tanpa Striker Murni di BRI Liga 1 demi Putus Kutukan

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kiprah PSM Makassar di kompetisi kasta tertinggi tanah air terbilang lumayan. Pada BRI Liga 1 2021/2022, pakem unik coba diterapkan, di mana dalam komposisi pemain belum ada sosok striker murni di lini depan.

Bicara prestasi, PSM Makassar merupakan klub sarat sejarah dan sangat disegani. Tim berjulukan Juku Eja itu pernah meraih trofi juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia.

Tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini juga tercatat lima kali bertengger di posisi runner-up Liga Indonesia. Raihan ini tak lepas dari peran deretan striker papan atas yang pernah berkostum PSM.

Jacksen Tiago, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Cristian Gonzales pernah berseragam PSM. Lalu ada nama-nama seperti Oscar Aravena, Aldo Baretto, Julio Lopez, dan Musa Kallon serta Fouda Ntsama.

Di era Liga 1, PSM malah tercatat sebagai pengoleksi striker paling banyak dibandingkan para pesaingnya. Itu karena mereka selalu melakukan pergantian striker di tengah kompetisi berjalan.

Pada 2017, Reinaldo Elias diganti oleh Pavel Purishkin. Musim berikutnya, Bruce Djite didepak jelang putaran pertama berakhir untuk memberikan kesempatan buat Alessandro Ferreira Leonardo berkostum PSM.

Dua tahun berselang atau pada Liga 1 2019, kutukan satu putaran buat striker berlanjut, peran Eero Markkanen diambil alih Amido Balde. Terakhir, Giancarlo Rodrigues tak sempat mengalami nasib sama karena Liga 1 2020 dibatalkan oleh PSSI.

Tradisi Berbeda

Aldo Baretto (kiri). (Bola.com/Abdi Satria)
Aldo Baretto (kiri). (Bola.com/Abdi Satria)

Kondisi berbeda justru terjadi di BRI Liga 1 2021/2022. PSM untuk kali pertama tak mengandalkan stiker murni untuk menjebol gawang lawan.

Anco Jansen yang diplot sebagai ujung tombak, sejatinya berposisi natural sebagai gelandang serang seperti yang tertulis di situs Wikipedia. Ketika melakukan debut bersama PSM di BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (5/9/2021), Jansen memang terlihat lebih banyak berkeliaran diluar area 16 Arema FC.

Justru winger PSM, Ilham Udin Armaiyn yang menonjol di kotak penalti Arema dengan melepaskan dua tendangan on target, satu diantaranya berbuah gol. Sedang Jansen hanya satu kali mengarahkan bola ke gawang. Itu pun via tendangan bebas yang berhasil diblok kiper Arema, Adilson Maringa.

"Perekrutan pemain adalah wewenang penuh pelatih dan manajemen. Tapi, memang agak aneh bila sebuah tim berkiprah pada sebuah kompetisi tanpa striker murni," ujar Mirdan Midding, Direktur Teknik PSM di era Liga Primer Indonesia kepada Bola.com, Kamis (9/9/2021).

Semua Pemain Berpotensi Mencetak Gol

Keunggulan Arema tidak bertahan lama lantaran PSM berhasil membalasnya hanya dua menit berselang. Ilham Udin Armaiyn mencatatkan namanya di papan skor. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Keunggulan Arema tidak bertahan lama lantaran PSM berhasil membalasnya hanya dua menit berselang. Ilham Udin Armaiyn mencatatkan namanya di papan skor. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut Mirdan, dengan bermain tanpa striker murni, semua pemain lini depan dan tengah punya peluang mencetak gol. Ia merujuk gol Ilham ke gawang Arema yang berhasil memanfaatkan umpan sundulan Sutanto Tan di kotak penalti Arema.

Empat peluang emas PSM lainnya juga berkat aksi pemain lini kedua. Masing-masing dua peluang Wiljan Pluim yang berhasil diantisipasi Adilson serta tendangan keras Sutanto dan Rasyid Bakri hanya membentur mistar gawang Arema.

"Dengan kondisi seperti ini, saya memprediksi Jansen bakal lebih banyak berperan sebagai 'tembok' atau pembuka ruang buat rekan-rekannya untuk mencetak gol," ungkap Mirdin.

Kalau gagal memenuhi ekspektasi, bisa jadi kutukan pergantian striker di PSM era Liga 1 bakal menimpa Jansen. "Kita tunggu saja perkembangannya. Yang pasti, Jansen harus kerja keras bila ingin bertahan lama di PSM," tutur Mirdan seraya merujuk catatan tanpa gol Jansen dalam 15 partai bersama NAC Breda di Eerste Divisie (Liga 2) Belanda musim 2020/2021.

Di Mana Posisi PSM saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel