Menakar Peluang Pemain Muda Berkiprah di Liga 1: Pratama Arhan Terdepan

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts memberi sinyal akan memberi kesempatan pemain mudanya untuk mendapatkan menit bermain di kompetisi Liga 1 2021/2022 seperti halnya saat turnamen Piala Menpora 2021.

Pada ajang itu, wonderkid seperti Beckham Putra Nugraha, Bayu Fiqri, dan Saiful tampil bersama tim Maung Bandung. Menarik ditunggu realisasi dari janji Robert ditengah tuntutan prestasi yang tinggi dari manajemen dan bobotoh.

Berkaca di Piala Menpora 2021, hanya Beckham yang tercatat paling banyak mendapatkan menit bermain dibandingkan pemain muda lainnya. Itu pun karena Farshad Noor, gelandang asal Afghanistan yang didatangkan Robert untuk mengganti peran Omid Nazari (Filipina) tidak bermain sesuai harapan.

Belakangan, setelah mencoret Farshad, Persib atas rekomendasi berencana mendatangkan satu pemain Asia untuk memenuhi slot kouta empat pemain asing. Artinya, peluang Beckham mendapatkan menit bermain secara reguler jadi tak mudah.

Di Piala Menpora 2021, Persebaya tercatat sebagai tim yang paling banyak memainkan pemain mudanya yang masih dibawah 20 tahun. Diantaranya Marselino Ferdinan, Dicky Kurniawan, Supriadi , Ernando Ari, dan Rizky Ridho.

Begitupun dengan PSIS Semarang yang memunculkan Pratama Arhan sebagai pemain muda terbaik, PSS Sleman dengan Saddam Emiruddin Gaffar dan Alif Jaelani yang mencuat bersama Barito Putera. Saddam dan Alif masuk dalam nominasi pemain terbaik muda terbaik di Piala Menpora 2021 yang dimenangi Pratama Arhan.

Peran dua pemain muda Persija, Braif Fatari dan Taufik Hidayat juga tak bisa dinafikan. Keduanya justru menjadi bintang Macan Kemayoran di laga final Piala Menpora menghadapi Persib Bandung. Pada leg pertama, keduanya mencetak gol untuk membawa Persija membungkam Persib dua gol tanpa balas.

Persija akhirnya meraih trofi juara setelah kembali menang dengan skor 2-1 pada leg kedua berkat gol Osvaldo Haay dan Riko Simanjuntak.

Di luar hasil Piala Menpora 2021, jangan lupakan juga Persipura Jayapura yang kerap memunculkan pemain muda di Liga 1. Pada musim 2019, wonderkid tim Mutiara Hitam, Todd Rivaldo Ferre terpilih sebagai muda terbaik.

Todd Ferre mengikuti jejak seniornya, Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta) serta Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya) yang meraih penghargaan sama pada musim 2017 dan 2018.

Di tengah tuntutan prestasi tinggi yang diusung tim peserta Liga 1memang tak mudah buat para wonderkid unjuk kemampuan sekaligus bersaing meraih trofi pemain muda terbaik di Liga 1 2021/2021.

Bola.com pun memilih tiga nama yang berpeluang mendapatkan kesempatan pemain secara reguler di tim masing-masing sekaligus membuka peluang meraih perhargaaan di akhir kompetisi. Berikut profil singkat ketiga pemain ini.

1. Pratama Arhan (PSIS Semarang)

Para pemain PSIS Semarang merayakan gol ketiga ke gawang Persikabo 1973 yang dicetak bek Pratama Arhan(kanan) dalam laga matchday ke-2 Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021). PSIS menang 3-1 atas Persikabo 1973. (Bola.com/Arief Bagus)
Para pemain PSIS Semarang merayakan gol ketiga ke gawang Persikabo 1973 yang dicetak bek Pratama Arhan(kanan) dalam laga matchday ke-2 Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021). PSIS menang 3-1 atas Persikabo 1973. (Bola.com/Arief Bagus)

Pratama Arhan bukan hanya pilihan utama di PSIS Semarang tapi juga di tim nasional Indonesia era Shin Tae-yong. Sebagai bek kiri, pria kelahiran 21 Desember 2001 memiliki kemampuan lengkap.

Selain kuat menjaga daerahnya, Pratama Arhan juga agresif dalam membantu serangan dari sisi sayap. Pratama Arhan juga memiliki kelebihan dalam melakukan lemparan bola ke dalam lapangan yang setara dengan tendangan bebas.

Gelar pemain muda terbaik Piala Menpora 2021 pantas didapatkan Pratama Arhan meski langkah PSIS terhenti di 8 Besar setelah takluk via adu penalti dari PSM Makassar.

Berdasarkan penampilannya di Piala Menpora 2021 dan statusnya di timnas, Pratama jadi pemain muda yang terdepan untuk mendapatkan menit bermain di Liga 1 2021/2022.

2. Alif Jaelani (Barito Putera)

Gelandang Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu, (kiri), berebut bola dengan pemain Barito Putera, Alif Jaelani, pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021). Persija menang dengan skor 1-0. (Bola.com/Arief Bagus)
Gelandang Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu, (kiri), berebut bola dengan pemain Barito Putera, Alif Jaelani, pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021). Persija menang dengan skor 1-0. (Bola.com/Arief Bagus)

Seperti Pratama Arhan, Alif Jaelani juga menjadi pemain muda yang paling banyak mendapatkan menit bermain di Piala Menpora 2021 bersama Barito Putera.

Di lapangan hijau, Alif yang merupakan pemain binaan SSB Bank Sulselbar (Makassar) sebelum berkiprah di Barito Putera ini kerap bermain sebagai gelandang serang atau beroperasi dari sisi sayap.

Di Piala Menpora 2021, Alif yang pernah mengasah kemampuan di program Garuda Select ini tampil dalam empat partai dengan koleksi satu gol dan satu assist.

Menilik progres perkembangan di Barito Putera, pria kelahiran Gowa, 5 Juli 2002 berpeluang mendapatkan menit bermain dari pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman di Liga 1.

3. Saddam Emiruddin Gaffar (PSS Sleman)

Selebrasi pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar usai menjebol gawang Persib Bandung dalam laga leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021). PS Sleman kalah 1-2 dari Persib. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Selebrasi pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar usai menjebol gawang Persib Bandung dalam laga leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021). PS Sleman kalah 1-2 dari Persib. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bersama Pratama Arhan dan Alif Jaelani, Saddam Emiruddin Gaffar masuk dalam daftar nominasi pemain muda terbaik Piala Menpora 2021.

Ia pun jadi bagian skuad Timnas Indonesia era Shin Tae-yong yang dipersiapkan menghadapi tiga partai sisa Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Modal yang besar untuk membuat pelatih PSS, Dejan Antonic memberinya kesempatan mendapatkan menit bermain di Liga 1 2021 mendatang.

Postur ideal dengan tinggi 187 cm jadi modal Saddam untuk berduel dengan lini belakang lawan yang rata-rata mengandalkan stoper asing.

Saddam membuktikannya dengan dua kali menjebol gawang Persib Bandung di semifinal Piala Menpora 2021. Padahal lini belakang Persib ditopang duet stoper tinggi besar, Victor Igbonefo dan Nick Kuipers.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel