Menakar Pengganti Zinedine Zidane saat Madrid Makin Memprihatinkan

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menegaskan, ia tidak akan mengundurkan diri usai kalah dari Shakhtar Donetsk di Liga Champions. Bermain di NSK Olimpiyskiy, Rabu, 2 Desember 2020, Shakhtar meraih kemenangan 2-0 atas Madrid.

Persaingan di Grup B untuk mendapatkan tiket ke babak 16 besar pun semakin ketat. Borussia Moenchengladbach sebagai pemuncak klasemen memiliki delapan poin.

Sedangkan Shakhtar dan Madrid sama-sama mengoleksi tujuh poin. Dan Inter Milan di posisi buncit meraih lima angka.

"Tidak. Tidak sama sekali. Saya tidak akan mengundurkan diri," kata Zidane dikutip dari ESPN.

"Kami akan terus maju. Di babak pertama kami benar-benar bagus. Saya pikir kami pantas mencetak gol pertama, itu akan mengubah banyak hal. Gol dari mereka sangat menyakiti kami," tambah pria asal Prancis ini.

Meski demikian, laporan terbaru menyebutkan bahwa Madrid bahwa eks manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino dinilai menjadi pengganti yang pas.

Marca melaporkan, ada satu lagi nama untuk pengganti Zidane yaitu Raul Gonzalez yang saat ini melatih Real Madrid Castilla.

Untuk Pochettino, sampai saat ini masih belum memiliki pekerjaan. Sosoknya dinilai sesuai untuk membangkitkan Madrid dari keterpurukan.

Sebenarnya, Madrid bisa saja mempromosikan Gonzalez. Hanya saja, manajemen tak mau mengambil risiko dengan menempatkan pelatih minim pengalaman di tengah situasi Madrid yang kacau balau.