Menaker apresiasi pelayanan porter stasiun kereta api ke penumpang

·Bacaan 1 menit

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi para porter stasiun kereta api yang telah memberikan pelayanan secara baik kepada penumpangnya dan kehadiran mereka dinilai sangat membantu.

"Terima kasih Bapak-bapak semua yang selama ini telah memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penumpang," ujar Menaker dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Apresiasi dari Menaker itu disampaikan saat ia meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Ida menceritakan dahulu jika dirinya beserta keluarga pulang kampung, sering memakai transportasi kereta api dan menggunakan jasa porter.

Kehadiran para porter dapat meringankan beban penumpang, terutama mereka yang membawa barang-barang berat. Apalagi kini pemerintah memperbolehkan mudik Lebaran, dengan demikian aktivitas penumpang di stasiun akan padat.

"Saya ini pada saat Lebaran sering menggunakan kereta untuk pulang kampung. Tinggal di Jakarta, tapi selalu pulang kampung. Dan kehadiran porter ini sangat membantu saya dan keluarga yang mudik menggunakan kereta api," kata dia.

Menaker lantas mengungkapkan rasa syukurnya karena aktivitas para porter kembali menuju normal seiring dengan melandainya COVID-19. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan agar porter senantiasa menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker.

"Kita bersyukur karena kondisinya sudah mulai normal, meskipun belum sepenuhnya. Ini karena pemerintah berhasil mengendalikan COVID-19, dan kerja pemerintah ini disambut oleh masyarakat dengan cara mau vaksin sampai booster dan taat protokol kesehatan," ucapnya.

Dengan banyaknya masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi, ia optimistis kesehatan dan ekonomi masyarakat akan kembali pulih.

"Kalau kondisi ekonominya membaik, Insya Allah kita akan kembali ke kondisi sebelum pandemi. Dari pandemi ke endemi," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel