Menaker Ida: Tjahjo Kumolo memiliki jasa besar kepada bangsa Indonesia

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo dan menyebutnya sebagai tokoh yang memiliki jasa besar kepada Indonesia.

"Innalillahi wa Innailaihi rajiun. Saya sangat berduka atas wafatnya Bapak Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Jumat.

Ida mengatakan bahwa berpulangnya Tjahjo Kumolo, yang menjabat sebagai Menpan-RB sejak 2019, meninggalkan kesedihan mendalam bagi rakyat di Tanah Air dan menyebutnya sebagai tokoh memiliki jasa besar kepada bangsa Indonesia.

"Almarhum ini sebagian besar hidupnya didedikasikan untuk bangsa dan negara. Bangsa Indonesia kehilangan beliau," kata Menaker Ida.

Baca juga: Menpan-RB berharap MPP Kabupaten Batang jadi percontohan

Baca juga: Wapres Ma'ruf: Kita kehilangan orang baik

Ia pun mendoakan agar semua amal baik almarhum diterima Allah SWT. dan segala khilafnya diampuni oleh-Nya.

"Semoga Allah SWT. menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta memasukkan ke surga-Nya. Amiin," tutur Ida.

Menpan-RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia, pada Jumat (1/7), di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat pada 11.10 WIB. Setelah dishalatkan di Masjid Quba, Kemenpan-RB, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pada hari ini.

Politikus PDI Perjuangan itu telah dirawat di rumah sakit sejak 20 Juni 2022 dan pihak keluarga mengatakan dia menderita infeksi yang menjalar hingga paru-paru.*

Baca juga: Luhut Binsar Pandjaitan melayat ke rumah duka Tjahjo Kumolo

Baca juga: Jenazah Tjahjo Kumolo selesai dishalatkan dan dibawa ke TMP Kalibata

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel