Menaker: Kondisi ketenagakerjaan alami perbaikan dari dampak pandemi

·Bacaan 1 menit

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan kondisi sektor ketenagakerjaan Indonesia terus mengalami perbaikan yang diukur dari beberapa indikator seperti turunnya tingkat pengangguran terbuka pada 2021.

Dalam acara Resolusi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) 2022 di Jakarta, Senin, Menaker Ida mengatakan meski kondisi ketenagakerjaan belum pulih sepenuhnya dari dampak pandemi, tapi beberapa indikator kunci memperlihatkan perbaikan dalam setahun terakhir.

Baca juga: Kemnaker kembangkan 15 kawasan perluasan kesempatan kerja pada 2022

"Beberapa indikator kunci menunjukkan perbaikan kondisi ketenagakerjaan, pertama tingkat pengangguran terbuka (TPT) secara nasional menurun dari 7,07 persen pada tahun 2020 menjadi 6,49 persen pada tahun 2021," kata Menaker.

Penurunan tingkat pengangguran terbuka itu terjadi baik di daerah perkotaan maupun perdesaan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan TPT perkotaan mengalami penurunan, dari 8,98 persen menjadi 8,32 persen. Hal serupa juga dialami di daerah perdesaan, dari 4,71 persen menjadi 4,17 persen pada 2021.

Indikator yang lain adalah jumlah pengangguran dan tenaga kerja yang sementara tidak bekerja karena COVID-19 juga mengalami penurunan. Dalam kategori jumlah pengangguran akibat COVID-19 turun, dari 2,56 juta orang pada 2020 menjadi 1,82 juta orang pada 2021.

Baca juga: Kemnaker: Semangat JKP hadirkan negara di setiap isu ketenagakerjaan

Baca juga: Indonesia fokus bahas penciptaan lapangan kerja dalam Presidensi G20

Dalam kategori tenaga kerja sementara tidak bekerja karena COVID-19 juga turun, dari 1,77 juta orang menjadi 1,39 juta orang.

Ida memastikan meski indikator ketenagakerjaan bergerak ke arah perbaikan, pemerintah tetap melanjutkan dan berupaya keras untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

"Dalam rencana kerja pemerintah tahun 2022, Presiden telah menetapkan bahwa tema pembangunan 2022 adalah pemulihan ekonomi yang didukung oleh reformasi struktural," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel