Menakertrans: Semangat Kewirausahaan Harus Dikenalkan Sejak Dini

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengajak para pelajar di seluruh Indonesia untuk mempelajari pendidikan kewirausahaan sejak dini sebagai bekal untuk membuka lapangan pekerjaan baru di masa mendatang.

"Kewirausahaan pun memang selayaknya diperkenalkan dan diajarkan kepada semua pelajar di Indonesia. Semangat kewirausahaan harus ditumbuhkan sejak usia dini agar terus tumbuh dan berkembang," kata Menakertrans dalam pernyataan pers Pusat Humas Kemnakertrans di Jakarta, Senin.

Muhaimin mengatakan saat ini pemerintah sedang merancang agar kurikulum kewirausahaan yang berorientasi untuk menciptakan wirausahawan yang inovatif dan kreatif sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan baru dan mengurangi pengangguran.

Entrepreneur atau wirausaha membutuhkan keberanian dan keteguhan dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan kekuatan yang ada pada diri sendiri. Oleh karena itu, seorang entrepreneur harus memiliki sifat percaya diri yang tinggi, berorientasi pada prestasi, berani mengambil resiko, berjiwa independen, kreatif, inovatif, ulet, tekun, dan selalu berpikir positif," katanya.

Muhaimin mengatakan untuk mengurangi angka pengangguran dan memperbanyak kesempatan kerja, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah mendorong perkembangan wirausaha produktif di Indonesia.

Apalagi kesempatan kerja dengan berwirausaha di berbagai bidang ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh semua lulusan jenjang pendidikan mulai dari SD sampai lulusan universitas/perguruan tinggi.

"Wirausaha merupakan salah satu solusi untuk menekan tingkat pengangguran, terutama lulusan SD yang jumlahnya masih cukup besar di Indonesia.Selain bisa menciptakan pekerjaan bagi diri sendiri, wirausaha juga dapat membuka kesempatan kerja bagi orang lain,"kata Muhaimin.

Untuk mendorong pertumbuhan wirausaha di Indonesia, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menargetkan untuk menciptakan 10.000 orang wirausaha baru per tahun di 33 Propinsi melalui bantuan pelatihan dan pembinaan.


Sementara itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat pengangguran di Indonesia per Februari 2013 terus menurun menjadi 7,17 juta orang (5,92 persen) dari jumlah angkatan kerja di Indonesia yang mencapai 121,2 juta orang.

Berdasarkan profil pendidikan, pekerja di Indonesia masih didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar yaitu 54,6 juta orang (47,90 persen) sedangkan sisanya merupakan lulusan SMP sebanyak 20,3 juta orang, lulusan SMA 17,8 juta orang, lulusan SMK sebanyak 10,2 juta orang.

Sedangkan penduduk bekerja dengan pendidikan diploma mencapai 3,2 juta orang (2,82 persen) dan penduduk bekerja dengan pendidikan universitas hanya sebanyak 7,9 juta orang (6,96 persen).

Dari profil pendidikan angkatan kerja tersebut, Muhaimin mengatakan berbagai program dan kegiatan kewirausahaan dibutuhkan dan Kemnakertrans telah melakukan program pembinaan usaha dan pendampingan wirausaha.

"Program wirausaha ini mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. Hampir 98 persen dari para pelaku bisnis di Indonesia tergolong dalam kelompok UMKM, maka kekuatan untuk menumbuhkan kelompok usaha ini telah menjadi prioritas pembangunan nasional," kata Muhaimin.

Selain memberikan pembinaan usaha dan pendampingan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi disebut Muhaimin juga bertanggung jawab untuk mendongkrak kegiatan kelompok usaha UMKM agar lebih kuat, lebih kreatif, inovatif, produktif dan professional dan memiliki daya saing tinggi untuk berkiprah aktif di pasar nasional maupun pasar internasional.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler