Menakjubkan, 10 Hewan Ini Memiliki Kemampuan yang Luar Biasa

Amelia Solekha

Alam adalah tempat yang penuh dengan kejutan dan kemisteriusan. Di sana, banyak ditemukan keindahan atau bahkan marabahaya. Mereka seperti dua kesepasangan yang tak bisa dipisahkan. Bahkan alam itu dianggap sebagai tempat tersulit, tak terkecuali untuk sejumlah hewan.

Beberapa di antara hewan-hewan itu mampu mengembangkan pertahanan atau bahkan berkembang biak dengan cara yang tak biasa. Berikut ini kita akan mengekspos beberapa hewan itu. Apa sajakah kemampuan menakjubkan mereka?

1. Lyrebird bisa menirukan semua jenis suara, termasuk gergaji mesin, kamera, dan senjata laser

Burung Bayan itu terkenal dengan kelihaiannya menirukan kata-kata manusia. Namun kemampuan burung Bayan tidak seberapa jika dibandingkan dengan burung lyrebird, ia bisa menjadi peniru dan juga melakukan improvisasi  terbaik yang pernah ada. Menurut Audubon, lyrebird pertama kali ditemukan oleh Inggris sekitar tahun 1800, tetapi kemampuan luar biasanya baru diketahui pada tahun 1930-an.

Dari segi penampilan, burung lyre menduduki posisi tujuh dari yang terbaik, dan itu karena ekor burung lyrebird jantan yang indah dan besar. Ekor itu merupakan bagian dari daya tarik lyrebird jantan, karena antara bulan Juni dan Agustus, jantan memasuki masa-masa kawin.

Organ yang memungkinkan semua burung untuk berkicau atau bernyanyi disebut syrinx, dan burung lyre memiliki syrinx paling kompleks di antara semua burung lainnya. Lyrebird bukan saja bisa mempelajari sejumlah besar suara, tetapi mereka dikenal mampu meniru suara dan lagu dari setidaknya 20 spesies lainnya.

Burung Lyrebird juga bisa meniru suara binatang lain. Mereka juga bisa menggonggong seperti anjing dingo. Sekarang ini para peneliti telah mengeksplor lebih jauh wilayah lyrebird, mereka juga merekam jenis-jenis suara lainnya dari burung itu. Bahkan lyrebird bisa menirukan suara mesin gergaji dan kamera. Seperti video di atas yang diambil di Healesville Sanctuary di Australia - lyrebird mampu untuk menirukan suara senjata laser.

2. Tikus berduri Afrika mampu meregenerasi kulit dan anggota tubuh lainnya

Kamu tahu kan beberapa hewan seperti cicak atau kadal yang melepaskan ekornya untuk menghindari pemangsa, dan bisa menumbuhkan bagian yang hilang lagi. Itu adalah salah satu dari kemampuan amfibi, sampai para ilmuwan menemukan kalau tikus bisa melakukan hal yang sama.

Menurut Scientific American, mereka disebut tikus berduri Afrika, namun bukan berarti mereka berduri, lho ya. Mereka memiliki mekanisme pertahanan yang mirip dengan salamander.

Para ilmuwan mencoba untuk menangkap mereka di alam liar, dan tikus ini mampu melepaskan ekor mereka. Ketika mereka melakukan kemampuan ajaib itu,  para ilmuwan menyadari bahwa, jika kehilangan begitu banyak kulit, tikus ini bisa menumbuhkannya kembali dengan cukup cepat.

Para ilmuwan pun melakukan percobaan, mereka menemukan bahwa tikus-tikus itu menggantikan semua bagian yang hilang, mulai dari folikel rambut hingga sel-sel lemak, dan bahkan seluruh bagian telinga mereka. Tikus berduri mampu membuat jaringan baru, pada tingkat mikroskopis, sama dengan jaringan ketika mereka sehat.

3. Udang pistol mampu membuat peluru dari gelombang udara

Lautan adalah dunia terakhir yang belum dipetakan, dan ada banyak hal aneh di sana yang baru manusia temukan sekarang. Salah satunya adalah udang pistol, makhluk kecil ini sebenarnya memiliki nama Roland Deschain laut. Udang pistol memiliki capit udang yang tumbuh lebih besar dibandingkan dengan tubuhnya yang relatif kecil. Namun ternyata, capitnya ini sangat mematikan, lho. 

Menurut Wired, ketika udang pistol ingin memangsa, capitnya akan tertutup dan mampu melakukan perubahan tekanan yang membuat gelembung atau seperti tembakan. Saat udang pistol berada di situasi ini, untuk sesaat tubuhnya akan mencapai suhu sekitar 8.000 Fahrenheit, dan membuat suara keras yang mencapai 210 desibel. Ia juga menciptakan gelombang kejut energi setruman (jika tidak langsung membunuh).

Beberapa di antara udang pistol bahkan diketahui menggunakan capit mematikan mereka untuk menggali jalan melalui batu dan membuat rumah kecil untuk mereka sendiri. Jika mereka kehilangan salah satu cakar mereka, mereka dapat menumbuhkannya kembali setelah pergantian serangkaian bulu.

Udang pistol juga dikenal karena mengganggu sonar bawah air dan peralatan elektronik manusia dengan semua kebisingan yang mereka buat.

4. Ubur-ubur turritopsis yang abadi

Dilansir dari National Geographic,  ubur-ubur turritopsis adalah salah satu makhluk paling aneh di lautan. Pada dasarnya, mereka cukup normal seperti kebanyakan makhluk hidup lain, mereka terlahir, menua dan bisa mati. Tetapi di saat-saat stres, kelaparan, atau bencana lingkungan yang ekstrem, ubur-ubur dewasa bisa menjadi anak-anak lagi.

Mereka memiliki kemampuan untuk kembali ke tahap embrioniknya, ketika sel-selnya dalam keadaan dapat tumbuh menjadi jenis sel lain yang dibutuhkan ubur-ubur. Dalam keadaan bayi ini, ubur-ubur dapat mereproduksi dirinya sendiri dan menelurkan seluruh koloni ubur-ubur baru yang identik secara genetis. 

Meskipun manusia sudah tahu tentang keberadaan ubur-ubur ini sejak tahun 1880-an, butuh lebih dari satu abad bagi manusia untuk menyadari bahwa mereka memiliki kemampuan ajaib seperti ini, dan pada dasarnya ubur-ubur ini makhluk yang abadi. Kemampuan ini memberikannya satu langkah lagi untuk bertahan hidup.

Mereka juga diketahui bisa menumbuhkan jumlah tentakel yang berbeda (di mana saja dari 8 menjadi 24), meskipun spesimen dari seluruh dunia identik secara genetik.

5. Alpine ibex memiliki kemampuan memanjat tebing yang vertikal

Alpine ibex adalah sejenis kambing yang hidup di pegunungan Alpen Eropa. Kambing ini memiliki kemampuan menantang kematian dengan memanjat dinding tipis yang hampir vertikal. Ibex juga mampu menyeimbangkan tubuhnya di beberapa wilayah yang paling berbahaya, salah satunya bendungan Italia (seperti yang ada divideo). 

Lalu, kenapa sih mereka melakukan hal senekat itu? Dikutip dari BBC, bendungan Cingno dibangun dengan jenis batuan tertentu yang kaya akan mineral, dan ibex membutuhkan mineral itu untuk menjaga tulang dan sistem sarafnya agar berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Laba-laba kulit Darwin mampu membuat jaring yang sangat kuat

Dilansir Wired, laba-laba kulit Darwin adalah hewan asli Madagaskar. Laba-laba ini dapat membuat jaring hingga 30 kaki persegi, yang panjangnya mencapai 80 kaki. Para ilmuwan mengira bahwa kemampuan laba-laba ini terbentuk setelah Madagaskar berpisah dari daratan Afrika, karena laba-laba mencoba mengambil keuntungan dari ruang terbuka yang luas dan aliran udara yang ada di atas sungai setempat. 

Jaring laba-laba ini cukup kuat untuk menahan arus udara dan memangsa hewan lain. Helai jaringnya 10 kali lebih kuat dari Kevlar, dan memiliki elastisitas yang memungkinkannya untuk menekuk dan meregangkannya sebelum putus. Selain itu, setiap kali utasnya putus (atau terputus dengan sengaja), laba-laba mengonsumsi untaiannya, yang merupakan salah satu bentuk program daur ulang versinya.

Dan tidak ada yang tahu pasti bagaimana laba-laba menghasilkan banyak jaring, atau bagaimana mereka melakukannya dengan cepat. Laba-laba bisa membuat jaring hanya dalam beberapa jam saja. 

7. Rubah memiliki medan magnet bumi untuk memangsa

Dalam video di atas, rubah-rubah itu melakukan lompatan dengan lengkungan yang mengesankan. Rubah itu berjalan melintasi permukaan salju, berhenti, lalu menyelam untuk menangkap mangsanya. Tapi ternyata mereka bukan saja menggunakan pendengaran untuk menangkap mangsanya, lho. Mereka juga memiliki sistem penargetan yang setara dengan kemampuan mereka untuk merasakan medan magnet bumi. 

Menurut NPR, para peneliti menemukan bahwa, ketika rubah melakukan lompatan, mereka menyelaraskan diri dan melompat sekitar 20 derajat timur laut utara magnet. Kemampuan mereka ini memiliki potensi keberhasilan 73 persen.

Namun, akan turun menjadi 18 persen jika mereka tidak menerapkan kemampuan tersebut. Itu karena rubah mengandalkan beberapa indera yang berbeda agar mengetahui di mana tepatnya mangsa bersembunyi di bawah salju. Indera pengarahan mereka bekerja seperti sistem penargetan, mengandalkan indera pendengaran untuk mendeteksi mangsa, kemudian beralih ke penargetan magnetik.

8. Kumbang bombardier mampu menyemburkan cairan mendidih dengan kecepatan tinggi

Kumbang bombardier hanya memiliki panjang sekitar setengah inci, dan mereka hidup di seluruh dunia, kecuali di Antartika. Dan kumbang ini mampu menyemburkan cairan mendidih dengan kecepatan tinggi. Kumbang menghasilkan zat kimia yang disebut benzoquione.

Bagaimana mereka bisa melakukannya? Itu karena kumbang bombardier ini memiliki ruang di perutnya untuk mencampur dua bahan kimia yang terpisah, dan sangat berbeda (hidrogen peroksida dan hidrokuinon). Saat kedua bahan kimia itu tergabung, cairan itu berubah menjadi super panas.

9. Desert grasslands whiptail lizard, Spesies kadal yang bereproduksi dengan cara membelah diri

Lebih dari satu juta Desert grasslands whiptail lizard, atau kadal padang pasir ini diperkirakan hidup di gurun barat daya Amerika Serikat. Kadal padang pasir ini tidak berkembang biak seperti hewan pada umumnya.

Menurut Toronto Zoo, mereka melakukannya dengan proses yang disebut meiosis, di mana sel kadal tunggal membelah untuk membentuk sel anak. Setelah sel asli membelah, DNA dalam sel berlipat ganda.

Di sinilah keunikannya, setiap bayi kadal yang lahir itu hanya memiliki satu orangtua tunggal, jadi bayi kadal ini bisa dibilang klon dari kadal dewasa. Anehnya, kadal ini tidak hanya saja bereproduksi tanpa jantan, mereka juga melakukan perilaku kawin semu. Masih belum dimengerti mengapa hal itu dilakukan, namun beberapa peneliti menduga bahwa hal itu membantunya merangsang proses reproduksi. 

10. Ulat mencerna diri mereka sendiri sebelum berubah menjadi kupu-kupu

Yang satu ini sering dipelajari di kelas sains, pada dasarnya ulat akan berproses menjadi kupu-kupu. Apakah kamu pernah berpikir bagaimana semua itu bekerja? Agaknya fakta yang satu ini tidak dipelajari di sekolah. Kita tahu kalau ulat harus berubah dulu menjadi kepompong. Nah, kemudian ia melepaskan sejumlah besar enzim yang mencerna hampir seluruh tubuhnya sendiri.

Tapi tidak semua, karena sel-sel yang disebut cakram imajinal ini masih tetap ada. Sel-sel ini akan selalu berada di ulat--mereka diciptakan dan mulai tumbuh dari telur sebelum jadi ulat.

Setelah ulat benar-benar dicerna menjadi kepompong, sel-sel mengambil alih dan mulai menggunakan bahan mentah yang baru saja dikeluarkan untuk membentuk struktur kupu-kupu. Dan penelitian ini baru diungkapkan berkat kemajuan teknologi yang memungkinkan para peneliti mengintip apa yang terjadi di dalam kepompong.

Wah, sepuluh hewan di atas memiliki kemampuan yang menakjubkan, ya. Menurutmu mana yang membuatmu menganga tidak percaya?