Menanti Kabut Pagi Negeri Atas Awan di Puncak Kelapa Dua Bonebol

Liputan6.com, Bonebol - Belum lengkap rasanya jika ke Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) tanpa berkunjung ke Puncak Kelapa Dua. Puncak yang terkenal dengan keindahan alammnya ini, memberikan sensasi yang luar biasa bagi para pencinta wisata alam.

Lokasinya pun tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bonebol, tepatnya di Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa. Pengunjung hanya membutuhkan waktu 30 menit dengan berjalan kaki untuk sampai ke lokasi.

Selama perjalanan, pengunjung disuguhkan dengan pemandangan alam dan hawa sejuk yang membuat mereka seakan terhipnotis dan tidak merasa lelah saat berjalan kaki menuju puncak. Karena pemandangan alam sekitar masih terbilang asri.

Di puncak ini pun, pelancong dapat menikmati pemandangan alam Provinsi Gorontalo yang bisa dilihat dari ketingian sembari ditemani  kicauan burung endemik Sulawesi yang memberikan rasa nyaman bagi pengunjung saat pagi dan sore hari.

Dengan keindahanya maka tak jarang para pengujung seakan tidak mau beranjak dari tempat itu, bahkan tak jarang dari mereka membawa tenda camping untuk bermalam di lokasi puncak kelapa dua tersebut.

Biasanya alasan para pengunjung yang bermalam karena mereka ingin melihat pemandangan gemerlap lampu Provinsi Gorontalo saat malam hari dan juga ingin menikmati kabut pagi yang konon katanya seperti negeri di atas awan.

"Pokonya memang luar biasa pemandanya, selain alam yang masih asli kami juga bisa menikmati kabut pagi yang khas seperti surga diatas awan," Kata Egi Towaka, salah satu pengujung.

Di tempat yang sama pengujung lain, Inong mengatakan, ia sangat mengagumi keindahan Puncak Kelapa Dua yang begitu indah. Namun menurutnya, keindahan kelapa dua tidak berbanding lurus dengan kebersihannya, pasalnya masih banyak ditemukan sampah plastik yang tersebar di lokasi tersebut.

"Keindahan Puncak kelapa dua memang tidak ada duanya, pemandangan alam provinsi Gorontalo saat malam hari terpantau langsung dari atas puncak, namun yang saya sayangkan dilokasi tersebut banyak ditemukan sampah plastik yang dibuang sebarangan oleh pengunjung," katanya.

 

Simak juga video pilihan berikut ini: