Mencari Generasi Pembalap Berprestasi di Akademi U-23 Slalom

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Eksistensi dunia balap roda empat di Indonesia senantiasa menunjukan pertumbuhan yang signifikan. Salah satu barometernya adalah peserta balap slalom yang semakin ramai dari tahun ketahun.

Menyambut baik antusias tersebut, kini para calon pembalap tersebut dapat mengikuti Akademi U-23 Slalom sebagai gerbang awal untuk menapaki jenjang karir di dunia motorsport Tanah Air.

Manager Akademi U-23 Slalom, Arce Meyer mengatakan, Akademi Slalom U-23 adalah lembaga pelatihan olahraga otomotif khususnya di bidang balap mobil yaitu, slalom.

Kehadiran pelatihan ini salah satu tujuannya adalah memberikan akselerasi dalam memajukan dunia balap di Indonesia.

"Visi dan misi Akademi U-23 Slalom adalah untuk memajukan olahraga otomotif di Indonesia. Kami akan memberikan pendidikan dasar tentang teknik mengemudikan kendaraan, untuk lebih tanggap menghadapi dinamika kendaraan terutama untuk para calon peserta didik slalom di bawah usia 23 tahun," ujar Arce Meyer dalam keterangannya.

Beberapa materi yang akan diberikan kepada peserta didik antara lain, meliputi tingkatan dasar dan advance baik teori maupun praktek yang akan meningkatkan kemampuan setiap individu peserta didik.

"Program yang kami berikan dalam pelatihan slalom terbagi dua yakni dasar dan advance, yang meliputi teori mengenai kendaraan dan dinamika kendaraan yang akan dihadapi nantinya. Kami juga akan memberikan praktek yang bertujuan meningkatkan kemampuan calon pembalap di Akademi U-23 Slalom agar mampu bersaing dalam kejuaraan baik skala regional, nasional maupun internasional," tambah Arce.

Direktur Akademi U23 Slalom, Felicia Hariono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan unit New Brio dan All New Brio yang layak untuk sarana latihan.

Dalam menunjang performanya, mobil ini sudah dimodifikasi dari sisi penggunaan rem tangan dan penambahan kaliper rem. Hal ini dimaksudkan agar memberikan tingkat pengereman yang lebih baik dalam bermanuver.

"Kehadiran Akademi U-23 Slalom ditujukan untuk melahirkan bibit-bibit baru dalam dunia balap slalom. Kami memberikan fasilitas sedemikan rupa untuk memfasilitasi mereka yang tertarik pada dunia balap slalom, tapi belum tahu harus mulai dari mana,” ucapnya.


“Saya berharap dengan adanya Akademi U-23 Slalom ini, bisa menjadi wadah untuk mencetak atlit-atlit slalom yang bisa bersaing di skala nasional maupun internasional di kemudian hari," imbuhnya.

Mengenai biayanya, penyelenggara sudah memformulasikan berapa biaya yang harus di keluarkan. Dalam masa promosi ini, peserta didik harus menyiapkan dana mulai dari Rp 750 ribuan untuk satu kali pertemuan dan mendapatkan segala fasilitas pendukung. Sedangkan setelah masa promosi berakhir, biaya yang harus di keluarkan adalah mulai dari Rp 1,5 juta untuk sekali pertemuan.

Saat ini Akademi U-23 Slalom sudah membuka pendaftaran di dua kota yakni Surabaya, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Bagi mereka yang berminat untuk menjadi peserta didik, bisa langsung mendaftarkan diri melalui laman sosial media instagram u23akademi.id.