Mencicipi Olahan Acar ala Warga Gorontalo yang Dipercaya Bisa Jadi Tameng Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Gorontalo - Sayur acar, begitulah orang Gorontalo menamainya. Makanan olahan yang terbuat dari berbagai jenis sayur ini, ternyata cukup terkenal di daerah serambi madinah.

Tak heran jika olahan sayur ini bisa dijumpai kapan saja dan di mana saja di wilayah Gorontalo, mulai acara formal hingga acara keluarga. Untuk para traveler yang datang ke Gorontalo, makanan ini juga bisa ditemui di sejumlah warung dan rumah makan yang menjual makanan khas Gorontalo.

Pengolahan kuliner ini pun cukup unik dan mudah, pasalnya dalam makanan khas yang satu ini terdapat beberapa jenis sayur yang diolah sekaligus.

Mulai dari mentimun, rembung bambu, kacang panjang, wortel, dan kubis. Biasanya, ada juga yang menambahkan ikan gurame yang sebelumnya sudah dimasak dengan santan kelapa.

Selain itu, bumbu olahan kuliner ini juga mudah didapatkan di pasar tradisional. Di antaranya bawang putih, serai, daun bawang, jahe dan lengkuas, yang Keseluruhan rempah ini dihaluskan secara bersamaan.

Untuk menambah aroma khas sayur acar agar lebih terasa lezat, ditambahkan pula irisan bawang merah dan bumbu kuning.

Nah, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, olahan sayur ternyata menjadi buruan. Apalagi olahan sayur acar paling banyak diburu masyarakat.

Mereka meyakini bahwa peningkatan imun tubuh bisa dengan memperbanyak konsumsi sayuran sehat.

"Pemerintah mengimbau kita untuk selalu menjaga imun tubuh, jadi olahan sayur acar ini cocok, karena di dalamnya sudah ada beberapa jenis sayur," kata Refli Abdullah, warga Kabupaten Bone Bolango.

Kebanjiran Pembeli

Selain itu, kata Refli, olahan sayur ini bukan hanya menambah imun tubuh, melainkan juga menambah selera makan karena memang terkenal lezat. Itulah mengapa olahan sayur ini mudah didapat saat berkunjung ke Gorontalo.

"Sayur acar memang lezat, sebelum ada pandemi sayur acar memang sudah menjadi favorit keluarga kami," katanya.

"Namun, sekarang makanan ini paling banyak peminat karena sayurnya ini dipercaya sebagai peningkat imun cegah covid-19," lanjut Refli.

Sementara, Nurlela, salah seorang pengusaha warung makan di Kota Gorontalo mengaku, akhir-akhir ini lapaknya banjir pesanan. Setiap makanan yang dipesan, pasti pemesan memiliha sayuran acar.

"Mereka paling banyak pilih sayur acar ketimbang olahan sayur lain," tutur wanita yang biasa disapa Bunda Nur, kepada Liputan6.com.

Ia menambahkan, sejak bulan Juni peminat sayur acar yang diproduksinya memang sangat banyak. Bahkan, karena banjir pesanan ia membuat olahan ini dalam jumlah yang luar biasa.

"Pagi hari mulai ada yang pesan, hingga kini saya buat banyak, setiap harinya pasti habis terjual. Mungkin akibat pandemi," Nur menandaskan.

Simak juga video pilihan di bawah ini: