Mendadak Instagram John Lennon Gunakan Bahasa Jawa dan Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Warganet Tanah Air mendadak dihebohkan oleh akun Instagram resmi untuk mendiang John Lennon. Dalam unggahannya, terdapat kalimat bahasa Jawa serta bahasa Indonesia yang disematkan.

"Bayangke kabeh wong urip tentrem," begitu tulisan dalam bahasa Jawa yang diunggah oleh admin akun Instagram @johnlennon, Minggu (12/9/2021).

Pada unggahan lain di akun yang sama, ditulis juga kalimat bahasa Indonesia yang isinya, "Bayangkan semua orang hidup dengan damai."

Menariknya, kalimat-kalimat tersebut merupakan terjemahan dari salah satu bait dari lagu John Lennon yang rilis pada 1971, "Imagine": "Imagine all the people living life in peace."

Reaksi Warganet Indonesia

John Lennon dan Yoko Ono di Amsterdam pada 1969. (Sumber Wikimedia Commons)
John Lennon dan Yoko Ono di Amsterdam pada 1969. (Sumber Wikimedia Commons)

Reaksi warganet Indonesia atas unggahan ini bermacam-macam. Ada yang mengucapkan terima kasih, beberapa juga bereaksi dengan bahasa Jawa.

"Inggih mas john," tulis @harun_ramadhan.

"Wah, tak kiro akun kawruh basa jawa je," celetuk @agusmagelangan.

Di unggahan bahasa Indonesia pun, ucapan terima kasih dan doa untuk keluarga John Lennon turut bertebaran.

Ajakan Selfie

Akun John Lennon menggunakan bahasa Jawa di salah satu unggahan. (Instagram @johnlennon)
Akun John Lennon menggunakan bahasa Jawa di salah satu unggahan. (Instagram @johnlennon)

Dalam keterangannya, ditulis juga kalimat "Imagine all the people living life in peace." Lalu admin akun ini mengajak masyarakat dunia untuk berfoto selfie di berbagai tempat lalu diunggah dengan tagar #IMAGINE50.

Bahasa Lain

Tak hanya bahasa Indonesia dan Jawa. Beragam bahasa dari negara lain yang maknanya sama pun turut diunggah. Misalnya saja bahasa Rusia, Jepang, Prancis, Arab, dan sebagainya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel