Mendag: Digitalisasi Pasar Rakyat Jadi Cara Bersaing dengan Penjual Online

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meresmikan program digitalisasi pasar rakyat Purbalingga atau disingkat ’Dipasar Bangga’ di Pasar Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah, bersama Bupati Purbalingga Dyah H Pratiwi.

Program Digitalisasi Pasar Purbalingga ini selaras dan saling bersinergi dengan program Digitalisasi Pasar Rakyat yang telah dilakukan Kementerian Perdagangan sehingga dapat mengakselerasi digitalisasi ke seluruh pasar rakyat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

"Digitalisasi Pasar Rakyat merupakan arahan Presiden Joko Widodo. Tujuannya agar para pedagang pasar rakyat dapat bersaing dengan para pedagang yang menjajakan barangnya secara daring (online). Dengan digitalisasi pasar rakyat diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing," kata Mendag dikutip di Jakarta, Jumat (4/11).

Mendag menyampaikan, perkembangan teknologi digital semakin tidak bisa dihindari, termasuk mekanisme perdagangan di pasar rakyat, di mana transaksi diarahkan secara digital. Selain itu, Mendag juga mengimbau pedagang pasar untuk memanfaatkan akses digital dalam pemasaran produk yang diperdagangkan.

Zulkifli mencontohkan, saat berkesempatan menghadiri acara penjualan online bersama salah satu e-commerce, perdagangan berlangsung secara maksimal dan menguntungkan.

Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan, laju ekonomi Indonesia pada Triwulan-II 2022 di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian yang tidak sedang baik-baik saja, mengalami pertumbuhan sebesar 5,44 persen dibanding tahun sebelumnya dan sektor perdagangan tumbuh 4,42 persen.

UMKM yang di dalamnya juga termasuk pedagang Pasar Rakyat menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi yaitu mencapai 60 persen dari PDB nasional serta menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

Jaga Pasokan

Kemendag terus berupaya menjaga pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting guna pengendalian inflasi. "Pasar Rakyat sebagai sarana perdagangan yang berperan dalam rantai distribusi komoditas menjadi fokus utama pemerintah mewujudkan Pasar Rakyat yang lebih berdaya saing baik dari aspek fisik maupun tata kelola SDM pedagang," katanya..

Kemendag melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu proses digitalisasi pedagang dan Pasar Rakyat. Salah satu yang sudah dilakukan yaitu kolaborasi dengan Tokopedia untuk mendorong pasar masuk ke dalam aplikasi Tokopedia.

Saat ini, program tersebut telah berjalan di 10 pasar di seluruh Indonesia. Kemudian, kolaborasi dengan GrabMart yang telah menggandeng 5.000 pedagang pasar masuk dalam ekosistem GrabMart.

Kementerian Perdagangan juga menyusun sistem pendataan Pasar Rakyat di seluruh Indonesia melalui platform Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP). Melalui sistem ini dapat memonitor sarana perdagangan dan harga kebutuhan pokok di seluruh Indonesia.

Sehingga nantinya dapat digunakan dalam proses pengambilan kebijakan perdagangan. Informasi harga barang kebutuhan pokok juga tersedia melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, dimana saat ini SP2KP telah berjalan di 537 pasar

"Kami juga bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk menjalankan pembayaran nontunai melalui program SIAP QRIS yang telah berjalan di 217 pasar rakyat dan menjangkau 9,4 juta UMKM." [idr]