Mendag: Impor Tabung Oksigen dari Negara Manapun Tak Ada Hambatan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjanjikan impor tabung oksigen dari negara manapun tidak akan ada hambatan masuk ke Indonesia. Ini menyusul adanya wacana pemerintah untuk mengimpor tabung oksigen.

Lutfi mengatakan, tabung oksigen merupakan salah satu barang yang mendapat pengecualian hambatan perdagangan. Sebab, tabung oksigen itu bagian dari barang yang dimintakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Jadi ini sudah kita janjikan dan ini sudah menjadi eksepsi atau yang sudah dibolehkan dari pertama kali BNPB mengatur masalah PPKM ini," kata Mendag Lutfi saat konferensi pers virtual, Senin, 5 Juli 2021.

Baca juga: Emak-emak yang Sebut Padan Tak Takut Corona Diperiksa Polisi

Oleh sebab itu, dia berharap, untuk proses pengadaan tabung oksigennya ke depan bisa lancar dan tanpa adanya masalah untuk bisa masuk ke wilayah pabean. Sebab saat ini seperti diketahui sedang langka.

Adapun salah satu negara yang sudah memberikan sinyal untuk memproses pengadaan tabung oksigen untuk Indonesia dikatakannya adalah Taiwan. Proses pengadaan ini menurut Lutfi sedang berjalan.

"Dari Taiwan tadi sudah jalan jadi Kemendag memastikan seluruh barang yang masuk ke dalam list yang dimintakan BNPB dari setahun lalu akan masuk ke wilayah pabean kita tidak ada hambatan apapun," ujarnya.

Lutfi enggan menyebutkan secara rinci negara mana saja yang telah bersedia memberikan pengadaan tabung oksigen kepada Indonesia selain Taiwan. Dia hanya memastikan proses impornya akan mudah.

"Ini bukan dari mana sajanya, maksudnya dari manapun datang kalau sudah masuk dalam list terutama oksiegen kita itu sudah dipastikan masuk ke eksepsi, kita pastikan di pelabuhan itu berjalan dengan baik," paparnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah telah berencana untuk mengambil langkah membuka keran impor oksigen.

Dia menjelaskan, apabila stok oksigen di dalam negeri memang kurang sementara kebutuhan terus meningkat, maka opsi impor oksigen memang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah.

"Memang (pasokan) oksigen di beberapa tempat kurang, dan ini coba kita atasi. Bahkan ada opsi kita mengimpor dan sekarang on going," kata Luhut dalam telekonferensi, Senin 5 Juli 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel