Mendag Lantik 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 141 Pejabat Fungsional

·Bacaan 1 menit
Mendag Muhammad Lutfi hadir pada rapat kerja di ruang rapat Komisi VI DPR RI, kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Rapat kerja ini membahas realisasi anggaran tahun 2020, rencana kegiatan dan anggaran sesuai daftar isian pelaksanaan anggaranTahun 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kembali melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 141 Pejabat Fungsional. Pelantikan dilaksanakan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin 30 Agustus 2021.

“Dengan dilantiknya para pejabat di lingkungan Kemendag ini, diharapkan mampu ikut mendorong percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” ungkap Mendag, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (31/8/2021).

Muhammad Lutfi menyampaikan, pelantikan ini turut menjadi langkah Kemendag meningkatkan kinerja di masa yang penuh dengan segudang tugas serta tantangan seperti saat ini dan dengan tetap mengedepankan transparansi.

Berikut Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik:

1. Drs. Natan Kambuno, M.Si, sebagai Direktur Pengamanan Perdagangan,

2. Nur Rakhman Setyoko, S.E., MIDEC, sebagai Direktur Perundingan Multilateral,

3. Dr. Miftah Farid, S.Tp. M.S.E. sebagai Direktur Pengembangan Produk Ekspor, dan

4. Tirta Karma Senjaya, S.Si. M.SE., sebagai Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sinergi

Mendag berharap para pejabat Kemendag selalu bersinergi, menjaga kekompakan, profesional, berinovasi, serta menciptakan berbagai terobosan dalam menjalankan tugasnya.

“Dengan bersinergi secara internal di Kemendag maupun dengan kementerian/lembaga lain di masa yang penuh tantangan ini, semoga kita dapat segera bangkit bersama-sama membangun bangsa, khususnya di bidang perdagangan,” pungkas Mendag.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel