Mendag Sebut Minyak Goreng Curah Rp14.000, Pedagang: Masih Kisaran Rp16.000 di DKI

Merdeka.com - Merdeka.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyatakan, ketersediaan minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter masih sulit dijumpai di sejumlah pasar wilayah DKI Jakarta.

Hal ini merespon pertanyaan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang menyebut, antrean masyarakat untuk memperoleh minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi Rp14.000 per liter sudah tidak terjadi lagi di seluruh wilayah DKI Jakarta. Menyusul, kian memadainya ketersediaan minyak curah sesuai HET tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Ikappi Reynaldi Sarijowan mencatat, harga minyak curah di pasar wilayah Jakarta saat ini dibanderol Rp15.000 sampai Rp16.000 per liter.

"Di Jakarta (minyak goreng curah) masih kisaran Rp 15.000 sampai Rp 16.000. Tapi untuk sesuai HET rasanya memang butuh kerja ekstra lagi," ujarnya kepada Merdeka.com di Jakarta, Jumat (24/6).

Meski begitu, dia mengakui harga minyak goreng curah mulai mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Khususnya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Mengutip infopangan. jakarta.go.id, harga minyak goreng curah di DKI Jakarta rata-rata dijual Rp 15.817 per kilogram. Harga tertinggi ditemui di Pasar Paseban sebesar Rp 18.000 per kilogram. Sementara harga terendah tersedia di Pasar Pramuka sebesar Rp 14.000 per kilogram.

Produksi Memadai, Minyak Goreng Curah Gampang Dijumpai

minyak goreng curah gampang dijumpai rev1
minyak goreng curah gampang dijumpai rev1.jpg

Sebelumnya, Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan mengklaim bahwa antrean masyarakat untuk memperoleh minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi Rp14.000 per liter sudah tidak terjadi lagi di seluruh wilayah DKI Jakarta. Menyusul, kian memadainya ketersediaan minyak curah sesuai HET tersebut.

"Di Jakarta enggak ada yang antre minyak (curah). Saya sudah cek, sudah monitor, tidak ada lagi yang antrean," katanya saat Mendag Zulhas saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6).

Mendag mencatat, saat ini, produksi minyak goreng curah secara nasional sudah mencapai 300 ribu ton per bulan. Selain itu, titik lokasi penjualan minyak goreng curah Rp14.000 per liter mulai tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dia pun optimis persoalan ketersediaan minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera bisa diatasi dalam dua pekan.

"Untuk minyak (curah) yakin dua minggu stabil. Dua minggu gak ada ribut minyak ya, paling tidak di Jawa, Bali, dan Sumatera," katanya. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel