Mendagri amanatkan Pj daerah Papua jaga situasi keamanan ketertiban

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengamanatkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban saat melakukan pelantikan lima penjabat (Pj) kepala daerah dan satu wakil bupati di Papua.

Mendagri Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan pelantikan sejalan dengan amanat Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Pelantikan dilaksanakan secara hibrid di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta tersebut berlangsung lancar.

“Saya berpesan yang pertama, tolong dijaga betul situasi keamanan dan ketertiban di Papua karena situasi keamanan yang stabil akan memberi ruang terjadinya pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat masing-masing,” katanya.

Baca juga: Kode Inisiatif: Pemilihan penjabat kada perlu lebih transparan

Mendagri meminta para perangkat daerah, khususnya yang baru dilantik benar-benar menelaah persoalan yang ada di daerah masing-masing. Selain itu, Mendagri mendorong agar program-program yang telah ada dijalankan sesuai dengan karakteristik wilayah.

Mendagri berpesan agar pemerintah daerah di Papua bisa membangun hubungan baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah lain di sekitar.

“Termasuk membangun hubungan baik dengan para staf yang ada, tentunya dengan jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), tokoh masyarakat, gereja, adat, tokoh wanita, dan lain-lain perlu dirangkul. Ini adalah ujian kemampuan manajerial dan 'leadership' bapak-bapak sekalian,” ucapnya.

Baca juga: Pengamat: Penetapan penjabat perlu pertimbangkan kapasitas birokrat
Baca juga: BKN: Tak ada larangan TNI-Polri jadi penjabat kepala daerah

Mendagri mengatakan pemerintah pusat akan senantiasa mendukung berbagai pekerjaan dan program di masing-masing daerah sepanjang sesuai dengan aturan dan undang-undang.

Mendagri berharap agar lima penjabat dan satu wakil bupati daerah di Papua yang dilantik tersebut bisa menghindari berbagai potensi pelanggaran hukum.

“Saya mengharapkan kita semua, baik yang hadir secara fisik maupun virtual membantu mendukung agar para penjabat wali kota, bupati, dan wakil bupati dapat bekerja maksimal demi kepentingan rakyat di daerah masing-masing. Rakyat di Papua,” katanya.

Adapun lima penjabat dan satu wakil bupati yang dilantik Mendagri alaha Penjabat Bupati Sarmi Markus Oktovianus Mansnembra, Penjabat Bupati Mappi Michael Gomar, Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge, Penjabat Bupati Lanny Jaya Petrus Wakerkwa, Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey, dan Wakil Bupati Biak Numfor Calvin Mansnembra.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel