Mendagri minta tambah kantong parkir dan pelampung di Sail Tidore 2022

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian meminta penambahan kantong parkir dan pelampung bagi wisatawan di Sail Tidore 2022.

"Saya memohon betul, semua kapal harus membawa pelampung demi keselamatan dan keamanan (safety) para penumpangnya," kata Tito saat menjawab pers di Maluku, Jumat.

Menurut Tito, pemakaian pelampung bagi penumpang memang opsional, namun tetap harus tersedia di setiap kapal yang beroperasi.

Selain itu, para awak kapal juga harus memastikan cuaca, arus dan gelombang laut sebelum berlayar di lautan.

Baca juga: Mendagri apresiasi Sail Tidore 2022 karena kotanya bersih

Tito menyampaikan acara puncak Sail Tidore pada 26 November 2022 merupakan indikator keberhasilan para pihak.

Oleh karena itu, tegasnya, penting bagi pemerintah maupun penyelenggara lainnya memperhatikan kenyamanan dan keamanan masyarakat lantaran promosi bisa melalui mulut ke mulut sejumlah orang.

Terlebih, ia juga menyebutkan penyelenggara perlu menambahkan kantong parkir sebagai antisipasi ramainya masyarakat yang berdatangan.

"Oleh karena itu, perlu dibuat kantong parkir, tidak boleh semua kendaraan masuk, kecuali VIP atau ambulans," katanya.

Baca juga: Disparekraf DKI Jakarta promosikan Pulau Seribu di Sail Tidore Expo

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Didi Sumedi mengemukakan, Sail Tidore 2022 bisa menjadi stimulus untuk memperkuat perdagangan antarpulau.

"Sail Tidore Expo 2022 yang diikuti usaha kecil dan menengah (UKM) dari luar pulau dan Kota Tidore ini dapat menstimulus semakin besarnya perdagangan antarpulau," kata Didi.

Sail Tidore merupakan kegiatan pelayaran internasional di perairan Indonesia yang mendatangkan para pelayar internasional sejak 2009.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendongkrak popularitas daerah yang memiliki keindahan wisata bahari, budaya, dan sejarah serta mendorong meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.

Baca juga: Pemerintah promosikan produk UMKM olahan rempah untuk wisatawan

Acara yang berlangsung pada 24 hingga 29 November 2022 ini juga diikuti 90 unit usaha kecil dan menengah (UKM) binaan kementerian atau lembaga yang berasal dari luar pulau dan Kota Tidore.