Mendagri nilai Mimika siap selenggarakan PON 2020

Junaydi Suswanto

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai Kabupaten Mimika sangat siap menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan pertandingan 13 cabang olahraga pada PON XX tahun 2020.

Hal itu ditegaskan Mendagri Tito Karnavian usai meninjau Mimika Sport Complex yang menjadi arena penyelenggaraan sejumlah cabor PON XX seperti atletik, bola basket dan lainnya di Jalan Poros Timika-SP5, Jumat petang.

"Dari kemajuan yang ada, saya merasa sangat optimis bahwa Mimika sangat siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggara pertandingan 13 cabor saat PON tahun 2020," kata Tito.

Saat meninjau fasilitas penyelenggara PON XX itu, Mendagri didampingi oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Wakil Bupati Johannes Rettob, Sekretaris KONI Mimika Cesar Avianto Tunya dan sejumlah pejabat Pemkab Mimika.

Tito berkali-kali menanyakan progress pekerjaan sejumlah venue seperti biliard, panjat tebing, futsal dan lainnya yang kemudian dijawab secara bergantian oleh Bupati Eltinus Omaleng, Wabup Johannes Rettob serta Sekretaris KONI Mimika.

Baca juga: Maskot PON 2020 resmi dikenalkan bersamaan dengan "countdown" 333 hari

Berdasarkan laporan Pemkab Mimika, arena pertandingan yang paling akhir selesai dibangun yaitu arena biliard yang ditargetkan rampung pada Juni 2020.

"Untuk arena panjat tebing saya kira tidak terlalu sulit. Kemudian untuk aero modeling juga tidak akan terlalu sulit. Jadi saya optimis bahwa kesiapan Timika untuk PON 2020 paling siap," ujar mantan Kapolri itu.

Tito juga mengapresiasi keterlibatan PT Freeport Indonesia dalam membangun fasilitas Mimika Sport Complex yang mencakup stadion atletik terbuka dan stadion tertutup untuk digunakan sebagai arena pertandingan basket.

Mimika Sport Complex yang terletak berhadapan dengan Rumah Sakit Mitra Masyarakat/RSMM Timika itu juga dilengkapi dengan wisma atlet berkualitas, namun tetap mengandalkan nuansa Papua yaitu berbentuk rumah honai.

"Ini luar biasa, kita lihat kompleks olahraga ini fasilitasnya berkelas internasional. Saya sudah masuk ke wisma atlet Kemayoran, jika dibandingkan dengan di Mimika, ini juga sangat representatif, udaranya bagus, desainnya Papua berbentuk honai modern, ada Air Conditioner (AC), air panas, dormitory ruang makan, kamarnya juga lebar dan besar. Jadi sangat representatif. Ini kelas internasional," ujarnya.

Baca juga: PLN Papua paparkan kesiapan pasokan listrik jelang PON 2020

Baca juga: Kementerian PUPR targetkan empat venue PON Papua rampung Juni 2020

Mendagri mengatakan awalnya PON XX yang akan digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020 itu bakal mempertandingkan sebanyak 47 cabang olahraga. Lantaran sejumlah arena pertandingan belum siap, Pemprov Papua sempat meminta pengunduran setahun penyelenggaraan PON XX ke tahun 2021.

Namun permintaan itu tidak dikabulkan oleh Pemerintah Pusat sehingga memutuskan jumlah cabor yang akan dipertandingkan pada PON XX di Papua dikurangi menjadi 37 cabor.

Adapun Kabupaten Mimika sebagai salah satu kluster penyelenggara PON XX dipercayakan untuk menyelenggarakan 13 cabor yaitu judo, tarung drajat, bola tangan, futsal, biliard, panjat tebing, bola basket, atletik, aero modeling, terbang layang dan terjun payung.

Selain Mimika, kota penyelenggara PON XX tahun 2020 di Papua yaitu Jayapura (Kota dan Kabupaten Jayapura), Keerom dan Merauke.

Baca juga: KONI Jatim dukung rasionalisasi cabang olahraga PON 2020

Baca juga: Kemenpora jamin pencak silat dipertandingkan di PON Papua