Mendagri Tito: Revitalisasi Seluruh Anjungan di TMII Butuh Dana Rp40-50 Miliar

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Sekretaris Negara ( Mensesneg) Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau perkembangan terakhir Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Revitalisasi seluruh anjungan di TMII menghabiskan anggaran hampir setengah triliun Rupiah.

"Biaya kurang lebih total Rp40-50 Miliar untuk seluruh provinsi (anjungan)," ungkap Mendagri Tito.

Tito menilai ada beberapa anjungan yang perlu diperbaiki mulai dari yang ringan hingga berat. Kebutuhan anggaran pun berbeda-beda.

"Pembangunan bervariasi. Ada yang Rp100 juta sampai Rp2 Miliar," kata Tito.

Nantinya akan ada penambahan beberapa anjungan di TMII. Serta memisahkan anjungan yang jadi satu tempat.

"Ada yang belum memiliki anjungan seperti Kalimantan Utara. Ada juga anjungan di lokasi yang bersama seperti Bangka Belitung, Gorontalo dan lain – lain," tambah Tito.

Pemprov Diminta Bantuan

Mengingat besarnya kebutuhan anggaran revitalisasi anjungan provinsi di TMII, maka Tito meminta seluruh Gubernur ikut berperan. Guna memperbaiki anjungan masing – masing daerah dengan mengalokasikan anggaran dari APBD. Atau bisa dengan corporate responsibility (CSR). CSR merupakan pengeluaran perusahaan untuk mendukung program pemerintah daerah.

Selama revitalisasi anjungan, Pemerintah daerah wajib mengikuti desain yang sudah disediakan oleh Kementerian PUPR. Sehingga dapat desain yang benar - benar terintegrasi sesuai dengan konsep besar pemerintah pusat.

Mensesneg Pratikno menambahkan, revitalisasi dikebut agar digunakan untuk mendukung acara G20. "Segera nanti di awal Agustus kemudian di akhir Agustus kita akan menyelenggarakan event di sini," kata Mensesneg.

Sebelum penyelenggaraan G20, PT Brantas Abipraya (Persero), optimis revitalisasi TMII akan selesai tepat waktu. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut akan fokus dalam pembangunan area Lanskap Pulau-Pulau di Danau Archipelago dan Revitalisasi empat danau di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Kami optimis dapat merampungkan pengerjaannya tepat waktu sesuai dengan yang ditargetkan Menteri PUPR bahwa memproyeksikan renovasi TMII rampung pada akhir Juli 2022 ini," Ungkap Sujardi yang dikutip dari website Brantas Abipraya. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel