Mendiang Uje Lakukan Poligami, Siapa Sosok Istri Keduanya?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Umi Pipik mengungkap cerita besar di mana suaminya, mendiang Ustaz Jefri Al Buchori atau Uje melakukan poligami. Umi Pipik buka suara setelah kepergian Uje 8 tahun yang lalu.

Pengakuan Umi Pipik tentang poligami Uje cukup mengejutkan. Selama ini dirinya menyimpan rapat hal tersebut. Bahkan kepada keluarganya pun, ibu empat anak itu tidak pernah menceritakannya.

Barulah satu tahun Uje meninggal, wanita bernama lengkap Pipik Dian Irawati baru mengungkap fakta tersebut kepada keluarganya. Lalu siapa sosok istri kedua Uje?

Sayangnya, Umi Pipik tidak mengungkap sosok siapa wanita yang menjadi madunya saat Uje masih hidup. Karena ia percaya ingin menampilkan sisi keluarganya lebih bahagia, dibandingkan masalah yang dianggap tidak memiliki manfaatnya.

Ikhlas

Umi Pipik
Umi Pipik

Selain itu, Umi Pipik percaya segala ujian akan dihadapi dengan keikhlasan dan kesabaran maka akan menemukan kebahagian. Cara utamanya adalah selalu berjalan di jalan Allah SWT.

“Justru kalau kita berjalan di jalan Allah, kita dekati Allah sesuai jalan Allah, insya Allah Allah akan bimbing, Allah akan buka jalan. Tapi kalau kita sudah nyerah duluan, kitanya berbelok saat dikasih ujian, kita berburuk sangka sama Allah, akhir berbelok maka akan menyempit jalannya," ujar Umi Pipik di vlog Venna Melinda, Kamis (6/5/2021).

Keluarga Besar

Umi Pipik saat diwawancara Venna Melinda
Umi Pipik saat diwawancara Venna Melinda

Umi Pipik mengaku dirinya sudah menceritakan terlebih dulu kepada keluarga besarnya. Mereka pun terkejut atas pengakuannya itu. Mereka juga tidak menyangka Umi Pipik baru menceritakan usai Uje meninggal.

“Mereka (keluarga) sempat kaget nggak pernah cerita. Karena saya memang buat apa, kan kita yang jalani, bukan orang lain," kata Umi Pipik.

Alasan

Wanita 43 tahun ini juga menjelaskan alasan baru ungkap suaminya Uje telah berpoligami sekarang.

Menurutnya masalah poligami suaminya tidak ada manfaatnya untuk diumbar. Sebab bagi Umi, orang lain hanya boleh mengetahui sisi bahagia dari keluarganya.

“Ya sebisa mungkin orang lain (tahu) yang bahagia aja,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel