Menebak Starter Timnas Indonesia U-23 Vs Australia: Rotasi Tak Bisa Ditawar Lagi

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Dushanbe - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Australia pada laga kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Jumat (29/20/2021). Pelatih Shin Tae-yong perlu melakukan sejumlah rotasi pemain untuk bisa mengalahkan Australia.

Pada laga pertama, Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan 2-3. Secara kualitas Timnas U-23 memang mampu bersaing, namun terlihat lambat panas sehingga lebih dulu ditekan oleh Australia.

Kekalahan tersebut membuat Timnas Indonesia U-23 berada dalam situasi sulit. Pelatih Shin Tae-yong wajib mengeluarkan susunan pemain terbaik agar bisa mati-matian meraih kemenangan.

Penyebabnya adalah Timnas U-23 butuh kemenangan dengan selisih dua gol atas Australia untuk bisa lolos ke Piala Asia U-23 2022. Misi yang sulit, namun tidak mustahil bila mampu tampil agresif sejak awal laga.

Mengalahkan Australia tentu membutuhkan mental dan kerja keras sepanjang laga. Permainan agresif yang full attack dibutuhkan agar peluang-peluang yang didapat mampu menjadi gol.

Maka dari itu, berkaca pada laga sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 membutuhkan rotasi pada sejumlah posisi. Rotasi dalam situasi ini bukan lagi menjadi perjudian, melainkan suatu keharusan demi mendapatkan hasil yang maksimal. Seperti apa?

Kiper

Kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi, menangkap bola saat sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa, (18/2/2020). Untuk meningkatkan performa kiper, Shin Tae-yong menambah porsi waktu latihan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi, menangkap bola saat sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa, (18/2/2020). Untuk meningkatkan performa kiper, Shin Tae-yong menambah porsi waktu latihan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Muhammad Riyandi tak tampil pada laga pertama karena akumulasi kartu. Pada laga kedua ini, saatnya Shin Tae-yong memberikan kesempatan pada Riyandi untuk mengawal jala Timnas Indonesia U-23.

Performa Ernando Ari pada laga pertama memang tak buruk-buruk amat. Namun, kiper muda Persebaya Surabaya itu kebobolan tiga gol saat melawan Australia.

Pelatih Shin Tae-yong harus melakukan rotasi di posisi penjaga gawang. Pada laga kedua nanti, kemenangan menjadi harga mati buat Timnas U-23 bila ingin meraih tiket ke Piala Asia U-23 2022.

Belakang

Pemain Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga, saat latihan di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Rabu, (19/2/2020). Pada sesi latihan kali ini Timnas menjalani tes fisik dengan menggunakan alat Smart Gate. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga, saat latihan di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Rabu, (19/2/2020). Pada sesi latihan kali ini Timnas menjalani tes fisik dengan menggunakan alat Smart Gate. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di posisi bek, pelatih Shin Tae-yong diyakini masih akan mengandalkan Asnawi Mangkualam, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, dan Pratama Arhan. Meskipun pada laga pertama terdapat lubang yang jelas terlihat di area tersebut.

Namun, Shin Tae-yong juga bisa melakukan perubahan susunan pemain di area tersebut. Rahmat Irianto bisa ditarik ke posisi bek tengah untuk diduetkan dengan Alfeandra Dewangga.

Lini belakang khususnya posisi bek tengah sangat krusial dalam laga kedua nanti. Timnas U-23 harus mampu benar-benar mencegah Australia untuk mencetak gol.

Tengah

Witan Sulaeman - Pergerakan Witan yang lincah membuat barisan pertahanan Thailand kerepotan. Sayang, ia tak bisa bermain hingga akhir laga lantaran harus keluar pertengahan babak kedua karena cedera. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Witan Sulaeman - Pergerakan Witan yang lincah membuat barisan pertahanan Thailand kerepotan. Sayang, ia tak bisa bermain hingga akhir laga lantaran harus keluar pertengahan babak kedua karena cedera. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Perubahan di lini tengah juga bisa dilakukan dengan memasukkan Mohammad Kanu dan Marselino Ferdinan untuk membantu Witan Sulaeman dalam menekan lini pertahanan Australia.

Adapun Komang Teguh layak diberi kesempatan menjadi gelandang bertahan di Timnas U-23. Perubahan ini diyakini bisa menambah daya gedor di lini depan Timnas U-23.

Meski begitu, masih ada Ronaldo Kwateh dan Ramai Rumakiek yang bisa dijadikan opsi penyerang. Kehadiran keduanya bisa jadi amunisi tambahan dengan melihat situasi yang terjadi pada Timnas U-23 di babak pertama.

Depan

Pemain Timnas Indonesia U-23, Bagus Kahfi (kanan), mencoba melepaskan diri dari kawalan dua pemain Australia U-23. (dok. PSSI)
Pemain Timnas Indonesia U-23, Bagus Kahfi (kanan), mencoba melepaskan diri dari kawalan dua pemain Australia U-23. (dok. PSSI)

Pada pertandingan pertama melawan Australia, Shin Tae-yong menduetkan Bagus Kahfi dengan Hanis Saghara. Keduanya gagal menyumbang gol di lini depan Timnas Indonesia U-23.

Pada laga kedua, Shin Tae-yong punya kesempatan untuk memainkan Taufik Hidayat sejak awal babak pertama. Pada laga sebelumnya, Taufik Hidayat justru mencetak gol meskipun bermain sebagai cadangan.

Demi agresivitas di lini depan, Shin Tae-yong bisa menduetkan Taufik Hidayat dengan Bagus Kahfi. Skema itu diperlukan untuk mencetak banyak gol ke gawang Australia.

Prakiraan Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-23 Vs Tajikistan U-23. (Instagram PSSI).
Timnas Indonesia U-23 Vs Tajikistan U-23. (Instagram PSSI).

Timnas Indonesia U-23 (4-4-2): Muhammad Riyandi; Asnawi Mangkualam, Rahmat Irianto, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan (belakang) Witan Sulaeman, Komang Teguh, Mohammad Kanu, Marselino Ferdinan (tengah) Bagus Kahfi, Taufik Hidayat (depan)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel