Menekan Seperti Binatang, Joan Mir Ungkap PR Suzuki Selama Libur Musim Panas MotoGP

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Joan Mir merebut podium ketiganya di MotoGP 2021 usai finis di posisi ketiga pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (28/6/2021). Sang juara bertahan tampil kesetanan setelah start dari baris keempat pada balapan yang dimenangkan Fabio Quatararo tersebut.

Mir seperti dilansir dari Crash.net, mengaku belum mendapatkan performa idealnya musim ini. Menurutnya, masih banyak PR yang perlu dikerjakan oleh Suzuki pada liburan musim panas ini.

"Pertama, kami harus bekerja pada perangkat karena ada banyak trek di mana perangkat ini tidak dapat membuat perbedaan yang besar. Ini hal pertama yang harus kami lakukan. Kemudian kami juga harus bekerja sedikit pada detail motor yang selalu membuat perbedaan," kata Mir menjelaskan.

Tidak hanya kuda besinya saja yang berbenanh, Mir juga sama. Dia mengaku masih memiliki beberapa Pekerjaan Rumah yang perlu dibenahi untuk menghadapi seri-seri MotoGP 2021 berikutnya.

"Dari pihak saya, saya harus terus mencari, mencari apa yang kami butuhkan untuk lebih kuat di babak kualifikasi untuk mendapatkan waktu putran yang baik," kata Joan Mir. "Kecepatan yang bisa saya dapatkan saat balapan selalu tidak jauh dari sesi kualifikasi--harus memaksa seperti binatang."

Energi Tambahan

Joan Mir ketika berhasi finis kedua MotoGP Teruel di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, Minggu (25/10/2020). (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)
Joan Mir ketika berhasi finis kedua MotoGP Teruel di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, Minggu (25/10/2020). (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Sebelum berhasil finis ketiga di MotoGP Belanda, Mir juga meraih podium yang sama pada seri Mugello, tiga seri lalu. Hasil itu memberikan energi tambahan bagi Mir saat tampil pada seri-seri berikutnya.

"Itu podium penting bagi saya, bagi Suzuki. Saya pikir ini adalah dorongan energi ekstra untuk mencoba menjadi lebih baik di paruh kedua musim ini," kata Mir.

Overtake Cerdas

“Tapi ya, saya sangat senang dengan balapan secara keseluruhan, karena kami tidak bisa berharap lebih. Kedua orang ini (Quartararo dan Vinales) sangat, sangat cepat sepanjang akhir pekan, mereka mengendarai motor di level yang sangat bagus dan itu sangat bagus. Sulit mendekati mereka."

"Saya melakukan apa yang harus saya lakukan di lap pertama. Selalu sulit untuk menyalip. Sulit untuk menyalip Honda dan Ducati, itu selalu mimpi buruk. Tapi saya mencoba untuk melakukan yang maksimal dan membuat overtake yang cerdas," beber pembalap asal Spanyol itu menambahkan.

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel