Menelisik Gaya Kepemimpinan Transformasional Abdullah Azwar Anas

·Bacaan 5 menit

VIVA – Pada suatu negara yang berdaulat, terdapat pemerintahan yang terorganisir untuk menjalankan segala fungsi pemerintahannya untuk rakyat dan didukung dengan sosok pemimpin di dalamnya.

Kepemimpinan seorang pemimpin pada dasarnya lahir dalam kehidupan antar pemerintah dan masyarakat dalam suatu negara dan pembahasannya akan terus ada karena bersifat berkepanjangan tanpa dihapus zaman.

Seorang pemimpin memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan pelayanan publik yang baik sesuai dengan tugas dan fungsinya. Seorang pemimpin yang ideal dituntut untuk dapat mengutamakan kepentingan dari rakyatnya dan memiliki integritas yang tinggi agar dapat mempengaruhi rakyatnya.

Kepemimpinan sebagai suatu seni untuk menciptakan kesesuaian paham (leadership as the art of inducing compliance). Hal ini berarti bahwa setiap pemimpin (leader) melalui kerja sama yang sebaik-baiknya harus mampu membuat para bawahan mencapai hasil yang telah ditetapkan.

Dalam hal ini pemimpin dapat memberikan dorongan kepada bawahan dalam bekerja. Selain itu, kepemimpinan juga dapat didefinisikan sebagai tindakan dan perilaku (leadership as act or behavior).

Kepemimpinan dalam arti ini digambarkan sebagai serangkaian perilaku seseorang yang mengarahkan kegiatan-kegiatan bersama berupa menilai anggota kelompok, menentukan hubungan kerja sama, mampu memperhatikan kepentingan bawahan, dan sebagainya.

Gaya Kepemimpinan Transformasional Abdullah Azwar Anas

Keberhasilan seorang pemimpin didukung oleh kompetensinya dalam berkomunikasi secara efektif dan efisien, kemampuan untuk menggerakkan, mengarahkan, berkoordinasi dan mengoptimalkan segala sumber daya baik manusia maupun alam yang ada dalam rangka mencapai tujuan.

Dalam contohnya dapat dilihat pada gaya kepemimpinan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yaitu gaya kepemimpinan transformasional, yang telah berhasil capaian baru yaitu menjadikan Kabupaten Banyuwangi menjadi daerah yang berkembang pesat dan menjadi daerah yang terpandang dari segi keindahan kota, pariwisata, serta kesejahteraan rakyatnya sendiri.

Berdasarkan implementasi kepemimpinan yang dilakukan oleh Abdullah Azwar Anas di mana beliau menerapkan sebuah gaya kepemimpinan yang transformasional. Pada dasarnya gaya kepemimpinan ini akan mampu meningkatkan kesadaran pengikut (followers) dengan mengajukan ide-ide yang bermanfaat, hubungan kolaboratif, rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap pendidikan dan cita-cita bersama.

Pemimpin transformasional adalah orang-orang yang memiliki pandangan ke depan, dapat mengenali perubahan lingkungan dan dapat menerjemahkan perubahan tersebut ke dalam organisasi yaitumerintis perubahan, memberikan inovasi dan motivasi bagi individu karyawan, dan membangun semangat tim yang kokoh yaitu dengan memperbarui etika professional dan kinerja manajemen serta melakukan keberanian untuk berasumsi tanggung jawab memimpin dan mengendalikan organisasi.

Kepemimpinan transformasional tercermin dalam gaya kepemimpinan Abdullah Azwar Anas dan terbukti bahwa beliau telah memberdayakan para bawahannya untuk bekerja secara efektif dengan membangun komitmen terhadap nilai-nilai baru, mengembangkan keterampilan dan keyakinan, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan inovasi dan kreativitas.

Peran kepemimpinan Abdullah Azwar Anas dalam memimpin Kabupaten Banyuwangi memberikan pandangan yang positif dan menorehkan banyak prestasi. Hal tersebut dapat diketahui dari pencapaiannya yang telah berhasil untuk mengimplementasikan berbagai program di berbagai bidang yaitu diantaranya bidang pendidikan (e-Education), bidang e- Government, bidang penganggaran (e-Village Budgeting), dan bidang kesehatan (e-Health).

Pola Kerja dan Keberhasilan Kepemimpinan Abdullah Azwar Anas dalam Memimpin Kabupaten Banyuwangi

Pada bidang pendidikan (e-Education), Abdullah Azwar Anas melalui visi dan misi yang telah dirancang, beliau telah berhasil untuk membangun dan mewujudkannya melalui program program yang diberikan.

Program yang diwujudkan oleh Abdullah Azwar Anas pada bidang pendidikan (e-Education) adalah kampung e-Learning. Program Kampung e-Learning ini menyiasati terkait bagaimana kualitas pendidikan antara di desa-kota berjalan dengan seimbang baik dari segi aksesibilitas maupun kualitas sehingga dapat mewujudkan visi dalam bidang pendidikan yang ada.

Jika dikaitkan dengan gaya kepemimpinan, Abdullah Azwar Anas sesuai dengan karakteristik pemimpin transformasional. Dimana dalam hal ini terlihat beliau merupakan seorang pemimpin yang visioner.

Terbukti dalam program Kampung e-Learning ia dapat memprediksi kondisi se-ideal mungkin untuk merencanakan suatu perubahan. Selain itu, beliau memiliki pola pikir yang optimis maju ke depan, dimana kegiatan seperti itu akan terus – menerus terjadi dengan menganalisis kondisi perkembangan di dalam bidang pendidikan.

Berdasarkan bidang e-Government, kepemimpinan Abdullah Azwar Anas mengimplementasikan program yaitu bernama Mal Pelayanan Publik. Mal pelayanan publik tersebut merupakan wujud komitmen Banyuwangi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Banyuwangi.

Berkaitan dengan gaya kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, khususnya pada bidang e-Government adalah adanya program Mal pelayanan publik yang merupakan wujud komitmen Banyuwangi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Banyuwangi (Fanani, 2017).

Dalam bidang penganggaran (e-Village Budgeting) Abdullah Azwar Anas memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dengan mengutamakan nilai kualitasnya. Hal itu dapat dilihat pada keseimbangannya dalam mengelola penganggaran.

Seperti yang diwujudkan di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Pak Anas memiliki inovasi untuk menerapkan e-Village Budgeting. E-Village Budgeting ini merupakan salah satu program pembaruan guna menjunjung tinggi transparansi penganggaran daerah dan monitoring pembangunan yang ada di daerah.

Bidang kesehatan (e-Health) merupakan sebuah bidang yang dikelola pada masa kepemimpinan Abdullah Azwar Anas yang mendapatkan cukup banyak prestasi karena program – program yang diterapkan untuk masyarakat Banyuwangi (Albab, 2016).

Dalam upaya pencapaian visi dan misi khusus nya dalam bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam hal ini Bupati Abdullah Azwar Anas mengeluarkan beberapa inovasi pelayanan publik bidang kesehatan. Inovasi ini salah satu wujud pemanfaatan teknologi sekaligus pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kabupaten Banyuwangi (Ahmad, 2018).

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, Kepemimpinan Abdullah Azwar Anas sebagai Bupati Kabupaten Banyuwangi dalam menerapkan roda pemerintahan dapat disimpulkan bahwa beliau telah menerapkan pengembangan Government Information System di berbagai bidang pemerintahan yang mana mendorong adanya perubahan dalam sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, pelayanan, dan sebagainya.

Kabupaten Banyuwangi juga mendapat penghargaan dengan dinobatkannya sebagai kabupaten dengan pelayanan terbaik dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam peningkatan kualitas pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mempraktekkan kepemimpinan transformasional dengan memberdayakan para bawahannya dan melibatkan masyarakat sekitar untuk bekerja sama secara efektif dengan mengembangkan keterampilan demi mewujudkan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan kreativitas dan inovasi.

Bukti nyata Abdullah Azwar Anas dalam menerapkan roda pemerintahan berbasis digital terimplementasi dengan adanya transformasi SPBE dalam bidang e-Government, e-Health, e-Education, dan e-Village Budgeting.

Dengan berbagai inovasi dan kontribusi dari berbagai pihak yang terlibat di masa kepemimpinan. Abdullah Azwar Anas dalam hal ini memberikan banyak manfaat dan perubahan positif sehingga mencapai masyarakat yang sejahtera dengan terpenuhinya kebutuhan berupa pelayanan publik yang lebih mudah.

Dengan gaya kepemimpinan Abdullah Azwar Anas sebagai Bupati Banyuwangi diharapkan dapat menjadi dorongan atau motivasi bagi pemimpin lain di berbagai daerah dalam membangun dan meningkatkan daerah yang dipimpin untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Adapun hal yang perlu dilakukan Abdullah Azwar Anas sebagai pemimpin yaitu tetap melakukan evaluasi di setiap program kerja, mempertahankan kualitas kinerja dan output program, mengikuti perkembangan zaman, dan terus berinovasi.

Selain itu, masyarakat juga perlu mendukung dan ikut terlibat dalam penyelenggaraan program inovasi yang dicanangkan oleh Bupati Banyuwangi agar menghasilkan output yang maksimal, efisien, dan efektif. (Anggi Angelia Putri)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel