Menengok FIFA Museum di Fan Festival Corniche: Penuh Pernak-pernik Sejarah Piala Dunia, Bahkan Sejak Edisi Perdana Loh!

Suasana dari FIFA Museum yang berisikan pernak-pernik Piala Dunia sejak Piala Dunia 1938 hingga gelaran terakhir yakni 2018. Pernak pernik yang dipamerkan adalah peninggalan asli dari para pemain seperti sarung tangan, bola, maskot, dan trofi replika Jules Rimet. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)
Suasana dari FIFA Museum yang berisikan pernak-pernik Piala Dunia sejak Piala Dunia 1938 hingga gelaran terakhir yakni 2018. Pernak pernik yang dipamerkan adalah peninggalan asli dari para pemain seperti sarung tangan, bola, maskot, dan trofi replika Jules Rimet. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)

Laporan Hendry Wibowo dan Ade Yusuf Satria untuk Bola.com Langsung dari Doha, Qatar

Dalam perjalanan meliput langsung perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar, Bola.com juga berkesempatan untuk menengok FIFA Museum yang sengaja dihadirkan di FIFA Fan Festival Corniche, Doha.

FIFA Fan Festival Corniche tak hanya menyajikan berbagai event di sela-sela Piala Dunia 2022, mulai nonton bareng atau makanan dan minuman yang berlimpah, dan pemandangan indah di tepi laut Kota Doha, tapi juga menyediakan area khusus bagi para penggemar untuk melihat kembali sejarah Piala Dunia.

FIFA Museum dibuat di area Fan Festival yang berada di Al Bidda Park, Doha tersebut, cukup diminati oleh para pengunjung. Hal tersebut terlihat dari antrean yang cukup panjang saat memasuki museum.

Maklum bagi para penggemar yang datang untuk menyaksikan Piala Dunia 2022 dan berada di Fan Festival ini, tak ada pungutan biaya untuk memasuki museum. Apa saja yang ada di dalam FIFA Museum yang sengaja dibuat dalam Piala Dunia 2022 ini?

Menariknya Tampilan Jersey 32 Tim Piala Dunia 2022

Deretan jersey tim nasional yang menjadi kontestan di Piala Dunia 2022 di FIFA Museum yang terletak di Fan Festival Corniche, Doha, Qatar. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)
Deretan jersey tim nasional yang menjadi kontestan di Piala Dunia 2022 di FIFA Museum yang terletak di Fan Festival Corniche, Doha, Qatar. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)

Untuk memasuki FIFA Museum ini, para penggemar yang memiliki Hayya Card dan sudah berada di FIFA Fan Festival Corniche, tidak lagi dipungut biaya.

Museum mini berbentuk lingkaran dengan ukuran luas tak lebih dari 100 meter persegi ini memang merupakan bagian dari pertunjukan yang disiapkan panitia lokal (LOC) dan FIFA.

Namun, karena gratis, antrean untuk masuk ke museum kecil ini cukup panjang. Namun, dengan akses khusus untuk media, Bola.com pun dengan leluasa memasuki museum lebih cepat.

Ketika memasuki FIFA Museum, langsung ada suguhan parade jersey dari berbagai tim nasional yang tengah berlaga di Piala Dunia 2022 ini. Para penggemar pun tampak mengabadikan tampilan jersey-jersey tersebut.

Pernak-pernik Piala Dunia hingga Trofi Replika

Replika trofi Jules Rimet yang merupakan trofi yang diperebutkan di Piala Dunia 1930 hingga 1970. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)
Replika trofi Jules Rimet yang merupakan trofi yang diperebutkan di Piala Dunia 1930 hingga 1970. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)

Kemudian ada pernak-pernik dari Piala Dunia sejak edisi pertama 1930 hingga 2018 yang diperlihatkan di museum mini tersebut. Pernak-pernik itu adalah peninggalan asli para pemain di kejuaraan sepak bola tersebut, seperti bola, maskot, sarung tangan, dan masih banyak yang lain.

Tidak hanya itu saja, ada satu yang menarik. Replika trofi Jules Rimet terpampang di tengah museum. Pihak sekuriti cukup ketat menjaga area ini, tapi setiap pengunjung dibebaskan untuk mengabadikan keberadaan trofi tersebut yang diletakkan dengan latar belakang cuplikan video Piala Dunia dari masa ke masa.

Trofi Jules Rimet adalah trofi pertama Piala Dunia sejak edisi perdana 1930 hingga 1970. Trofi ini pernah hilang empat bulan sebelum Piala Dunia 1966 di Inggris dimulai.

Trofi ini terakhir kali dimenangkan oleh Brasil pada Piala Dunia 1970. Setelah itu, FIFA membuat trofi baru untuk Piala Dunia yang digunakan hingga saat ini.

 

 

Jersey Team Century

Jersey Team Century di FIFA Museum dengan nama Steven Gerrard. Mantan pemain Timnas Inggris itu menjadi satu di antara pesepak bola yang masuk dalam FIFA Team Century. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)
Jersey Team Century di FIFA Museum dengan nama Steven Gerrard. Mantan pemain Timnas Inggris itu menjadi satu di antara pesepak bola yang masuk dalam FIFA Team Century. (Bola.com/Ade Yusuf Satria)

Selain itu yang menarik perhatian adalah kumpulan jersey Team Century dengan nama pemain, satu di antaranya adalah Steven Gerrard, dengan nomor punggung 8.

Steven Gerrard bukan satu-satunya pesepak bola legendaris yang masuk dalam Team Century ini. Ada pula Park-Jisung, Ali Al Habsi, dan pesepak bola wanita, Alex Morgan. Semua jersey tersebut ditandatangani oleh anggota boyband Korea, BTS.

Jadi jika Anda tengah berada di Qatar untuk menyaksikan Piala Dunia 2022, jangan lupa ya mampir di FIFA Fan Festival Corniche, Doha.

 

Eksklusif Piala Dunia 2022

Nikmati sajian liputan eksklusif Piala Dunia 2022 Bola.com langsung dari Qatar. Yuk merapat, klik tautan ini.

EMTEK Group sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2022 Qatar menayangkan seluruh pertandingan mulai penyisihan hingga final di berbagai flatform. Sobat Bola.com bisa menyaksikan aksi bintang-bintang dunia di SCTV, Indosiar, Vidio, Moji TV, Champion TV, Mentari TV, dan Nex Parabola. Detail jadwal lengkap siaran langsung dan live streaming klik tautan ini. Jangan sampai terlewat!

Jangan sampai terlewat update klasemen dan hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Info detailnya klik tautan ini.