Menengok Kesiapan Stadion GBT sebagai Tuan Rumah Kualifikasi Piala AFC U-20 2023

Bola.com, Surabaya - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, telah ditunjuk sebagai tuan rumah Kualifikasi Piala AFC U-20 2023.

Ajang ini akan digelar pada 14-18 September 2022 untuk Grup F yang diisi oleh Timnas Indonesia U-20, Hong Kong, Vietnam, dan Timor Leste.

Pemkot Surabaya sedang menyiapkan stadion berkapasitas 46 ribu penonton itu untuk ajang internasional tersebut. Ini akan jadi kali pertama kandang Persebaya Surabaya itu menggelar ajang resmi internasional.

"Ada surat resmi dari FIFA dan PSSI, bahwa GBT dipakai pertandingan Piala AFC U-20 mulai 14 September,” kata Eri Cahyadi, Walikota Surabaya.

"Persiapan yang kami lakukan standar, GBT ini ketika menyambut Piala Dunia sudah ada standar yang ditetapkan, bagaimana semuanya sampai jalur yang ditentukan dan itu akan kami buka waktu Piala AFC,” imbuhnya.

 

 

 

 

Sejarah Stadion GBT

Stadion GBT mulanya dibangun sebagai mega proyek kawasan olahraga yang direncanakan Surabaya Sport Center.

Terletak di Pakal, Surabaya Barat, stadion ini dibangun selama dua tahun pada 2008-2010 dan bisa menampung hingga 55 ribu penonton.

Stadion ini dibangun juga sebagai upaya untuk menggelar laga nasional maupun internasional untuk menggantikan Stadion Gelora 10 November yang terletak di pusat Kota Surabaya. Persebaya juga diharapkan bisa menggunakannya.

 

Posisi Stadion Dianggap Tidak Ideal

Skuat Persebaya saat berlatih di Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Rabu (6/11/2019). (Bola.com/Aditya Wany)
Skuat Persebaya saat berlatih di Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Rabu (6/11/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Namun, Persebaya malah tidak diakui sebagai anggota PSSI setelah Stadion GBT diresmikan pada 6 Agustus 2010. Alhasil, Stadion GBT tak banyak digunakan, hanya beberapa laga persahabatan atau turnamen.

Saat Persebaya kembali diakui sebagai anggota PSSI pada 2017, Stadion GBT kembali meriah. Manajemen Persebaya sendiri memutuskan hanya menjual maksimal 50 ribu tiket untuk penonton, kurang dari kapasitas yang diprediksikan.

Lokasi Stadion GBT juga kerap jadi perbincangan karena berada di antara sejumlah tambak. TPA yang ada di sekitarnya juga acap dianggap mengganggu karena terdapat gunungan sampah.

 

 

 

 

 

 

 

50 Ribu Penonton, tapi Kini Berkurang

Menariknya, pada 2019 lalu, stadion ini lantas ditunjuk sebagai salah satu venue untuk tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Stadion GBT mengalami renovasi sejak 2020 demi menggelar ajang besar tersebut.

Perbedaan besar terdapat pada tribune penonton dengan pemasangan single seat yang berdampak pada kapasitas stadion.

Sebelumnya, tribune ekonomi tidak menggunakan single seat sehingga suporter bebas melompat sambil bernyanyi.

Stadion GBT sempat mampu menampung hingga 50 ribu penonton. Sekarang jumlah itu berkurang menjadi 46.806 penonton, dengan rincian 41.806 kursi ekonomi, dan lima ribu sisanya tribune VIP.

 

 

 

 

Banyak Perubahan

Tampilan single seat tidak lagi didominasi dengan warna hijau, yang selama ini identik dengan Persebaya selaku klub penyewa reguler Stadion GBT. Warna kuning, hitam, dan putih menambah variasi. Gradasi antara warna juga dipadukan.

Berbagai perubahan lain juga terdapat pada ruang ganti pemain yang terlihat semakin memadai. Di luar area stadion, Pemkot Surabaya juga membangun lapangan latihan yang bisa digunakan oleh klub.

Tapi, Piala Dunia U-20 2021 lantas ditunda akibat pandemi. Namun, FIFA tetap memutuskan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2023 dan membuat Stadion GBT bakal tetap digunakan menggelar laga internasional.

 

 

 

Stadion GBT Persiapkan Diri

Koreo Bonek Mania saat laga Persebaya vs Arema di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (6/5/2018). (Bola.com/Aditya Wany)
Koreo Bonek Mania saat laga Persebaya vs Arema di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (6/5/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Kini, penunjukan sebagai tuan rumah Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 bakal membuat Stadion GBT mempersiapkan diri lebih awal untuk menggelar laga internasional.

“Syarat-syarat Piala Dunia U-20 akan kami lakukan Piala AFC, munculkan semua. Setelah pertandingan AFC dan Piala Dunia, stadion ini sudah berkapasitas internasional,” ungkap Eri Cahyadi.

“Ini jadi kebanggaan Arek Suroboyo. Dengan Piala AFC, stadion sudah standar internasional dan kami harus merawat bersama Persebaya,” tutur pria berusia 45 tahun tersebut.

Timnas Indonesia U-20 sendiri kini sedang melakoni pemusatan latihan untuk Kualifikasi Piala AFC U-20 2023. Putaran final turnamen tersebut akan digelar di Uzbekistan pada 1-18 Maret 2023 mendatang.