Menengok Pengembangan Bandara Komodo Demi Layani Penerbangan Internasional

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menjelaskan, pengembangan perluasan Bandar Udara Komodo dilakukan untuk mewujudkan intruksi Presiden Joko Widodo terkait 10 destinasi Bali Baru. Salah satu pengembangan Bandara Komodo adalah menambah run away sepanjang 100 meter sehingga bisa melayani penerbangan internasional.

Saat ini Bandar Udara Komodo melayani pesawat jet narrow body. Untuk menindaklanjuti instruksi Presiden tahun 2019 mendukung 10 destinasi Bali Baru, pemerintah melakukan improvement pada Bandara Komodo untuk melakukan perluasan faslitas bandara secara konsisten.

"Maka runway Bandar komodo sekarang ini 2.600 meter dan bila ditambah 100 meter berarti bisa digunakan pesawat wide body yang bisa melayani banyak penerbangan internasional," jelasnya, Kamis (21/7) di Labuan Bajo.

Menurutnya, pihaknya secara konsisten lakukan perluasan 15.000 m² dengan konsep tradisional, namun ada sentuhan modern motif songke mata manu atau mata ayam. Pengembangan ini memang masih menggunakan APBN, sehingga diharapkan investor lain untuk turut berperan dalam pengembangan bandara ini agar lebih baik.

"Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga masyarakat terkait perluasan Bandar Udara Komodo ini. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden yang tidak henti-hentinya mengingatkan kami untuk terus memberikan dukungan pengembangan destinasi wisata yang tentunya bermanfaat dalam perluasan lapangan pekerjaan," panjang Menteri Budi.

Untuk diketahui, Perluasan Bandar Udara Komodo Labuan Bajo meliputi pengembanganan dan perluasan runway serta modernisasi terminal. Pengembangan terminal yang awalnya dari 6.650 m² persegi dengan kapasitas 711.965 penumpang per tahun kini menjadi 13.366 m² dengan kapasitas 1.100.000 penumpang per tahun.

Pengembangan perluasan Bandara Komodo ini juga adalah sinergi pemerintah pusat, melalui Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/7). Presiden ke Labuan Bajo untuk meresmikan perluasan bandara Komodo, dan sejumlah agenda penting lainnya.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, sekitar pukul 09.45 Wita.

Di bawah tangga pesawat, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat beserta istri, Julie Sutrisno Laiskodat, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, dan Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budianto.

Tampak juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Usai melakukan Peresmian Perluasan Bandara Komodo, Presiden dan rombongan bertolak menuju Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat dengan menggunakan Kapal Pinisi untuk meresmikan Penataan Kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel