Menengok Proses Cek Poin Jemaah di Terminal Hijrah Sebelum Masuk Madinah

Merdeka.com - Merdeka.com - Kelompok terbang (kloter) yang membawa jemaah haji gelombang kedua terus berdatangan ke Madinah. Jemaah gelombang kedua memang lebih dulu berada di Makkah selama lebih kurang 23 hari untuk selanjutnya menuju Madinah.

Ada perbedaan alur untuk jemaah haji gelombang pertama dan kedua. Jemaah gelombang satu yang lebih dulu tiba di Madinah, akan diberangkatkan ke Makkah dengan lebih dulu mengambil miqat yakni berniat ihram di Bir Ali. Karena setibanya di Makkah, mereka langsung melaksanakan umrah wajib.

Sementara jemaah yang datang dari Makkah menuju Madinah tidak lagi berhenti di Bir Ali. Jemaah hanya perlu melintasi Terminal Hijrah yang menjadi titik cek poin sebelum masuk Madinah. Di sana, petugas akan mengecek jumlah jemaah dan kelengkapan dokumen.

proses cek poin jemaah di terminal hijrah
proses cek poin jemaah di terminal hijrah

Lia Harahap

Tim Media Center Haji (MCH) 2022 meninjau bagaimana proses cek poin jemaah di Terminal Hijrah. Terminal Hijrah berjarak kira-kira 16 kilometer ke arah barat Masjid Nabawi. Bus yang sudah sampai di Terminal Hijrah artinya tidak lama lagi akan segera masuk Kota Madinah.

Bus beriringan memasuki Terminal Hijrah yang memiliki sejumlah pos-pos. Dalam sehari, setidaknya ada tujuh petugas yang bertugas di Terminal Hijrah. Saat bus tiba di terminal, petugas bergegas melakukan pengecekan kelengkapan dokumen seperti paspor. Jemaah dipastikan tidak ada yang turun.

"Karena paspor jamaah haji akan dititipkan di petugas Muasasah Adilla yang sudah berjaga di Terminal Hijrah," kata Agus Salim, petugas PPIH yang berjaga di Terminal Hijrah, Minggu (24/7).

proses cek poin jemaah di terminal hijrah
proses cek poin jemaah di terminal hijrah

Lia Harahap

36 Kloter Jemaah Sudah Melintasi Terminal Hijrah

Agus menambahkan, sampai dengan tanggal 24 Juli kemarin, total 36 kloter jemaah gelombang kedua sudah melintas di Terminal Hijrah dan masuk wilayah Madinah. Per harinya, ada 90 bus yang jemaah.

Sejauh ini, katanya, tidak ada kejadian menonjol di Terminal Hijrah. Hanya saja, pada Sabtu (23/7) kemarin, sempat ada satu bus tidak melintasi Terminal Hijrah. Terpaksa petugas muassasah menyusul bus sampai ke hotel dan meminta ketua rombongan menitipkan paspor kepada muasasah.

"Mungkin sopirnya baru," jelas Agus.

Setelah dipastikan semua paspor jemaah telah dititipkan di Terminal Hijrah dan dipegang muassasah, petugas langsung memberangkatkan bus menuju pemondokan jemaah yang ada di wilayah Markaziah.

"Kalau di Terminal Hijrah cuma cek list dan memastikan jumlah jamaah sesuai dengan paspornya," ujar dia.

Selama di Madinah, kegiatan utama jemaah adalah melaksanakan Salat Arbain atau salat fardhu 40 waktu tanpa putus. Kemudian melakukan ziarah ke Raudhah dan tempat-tempat bersejarah lainnya.

Jika waktu Salat Arbai sudah selesai, jemaah gelombang kedua akan masuk fase pemulangan dari Bandara AMMA Madinah menuju Tanah Air. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel