Mengejutkan, Hari Penindakan Ganjil Genap Pengemudi Kebanyakan Taat

Ezra Sihite, Kenny Putra
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hari pertama penindakan aturan ganjil genap (gage) di kawasan Jakarta Timur, para pelanggar dilaporkan berkurang drastis. Di kawasan Jalan Pemuda, Rawamangun contohnya. Dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, hanya ada empat pelanggar aturan ganjil-genap.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Telly BW mengatakan, jumlah pelanggar aturan ganjil genap menurun dibandingkan pada masa sosialisasi pemberlakuan kembali aturan ganjil genap di Jakarta.

"Lebih banyak pelanggaran saat sosialisasi. Kurang lebih saat sosialisasi dalam sehari ada 60 pelanggar. Hari ini ada tiga pelanggaran. Mereka dari Arion Pemuda akan ke Rawamangun," kata Telly di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2020.

Dari para pelanggar yang ditindak, kesemuanya berasal dari daerah Jawa barat yang mengaku tidak mengetahui titik penerapan ganjil genap di Jakarta. Di Jakarta Timur terdapat 3 titik penerapan aturan ganjil genap yaitu di traffic light Utan Kayu, yang kedua di traffic light Rawamangun dan ketiga adalah traffic light Halim Baru.

Di sisi lain, Kasudinhub Jakarta Timur Benhard Hutajulu berharap saat pemberlakuan aturan ganjil genap masyarakat tidak beralih ke angkutan umum. Hal ini mengingat protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

"Namun demikian yang kita harapkan penerapan ganjil-genap ini juga tidak meminta warga untuk pindah ke angkutan umum. Namun meminta warga untuk stay at home. Work from home," ujar Benhard di kawasan Rawamangun.

Benhard menambahkan, perusahaan juga dapat memberlakukan shift kerja dengan 50 persen pekerja menyesuaikan aturan ganjil genap. Selain itu pada hari pertama penindakan pelanggaran aturan ganjil genap di Jakarta Timur tidak terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. (lis)


Baca juga: Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan