Mengejutkan, Para Politisi Republik Mulai Dukung Pemakzulan Trump

Ezra Sihite, BBC Indonesia
·Bacaan 6 menit

Upaya sejumlah politisi Partai Demokrat untuk melengserkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari jabatannya mendapat dukungan dari beberapa anggota Partai Republik.

Anggota Partai Republik paling senior ketiga di DPR AS, Liz Cheney, mengatakan dia akan memilih untuk memakzulkan Trump atas kerusuhan di Gedung Capitol pekan lalu.

Pada hari yang sama, Trump menyatakan tidak bertanggung jawab atas penyerbuan Kongres oleh para pendukungnya.

Trump akan digantikan oleh Joe Biden, seorang politisi Demokrat, pada 20 Januari.

DPR berencana mengadakan pemungutan suara pada hari Rabu (13/01) untuk menuntut Trump karena dianggap menghasut pemberontakan. Jika itu terjadi Trump akan menjadi presiden AS pertama yang pernah diupayakan lengser dua kali.

Apa yang dikatakan anggota Republik?

Cheney, putri mantan Wakil Presiden Dick Cheney, menyatakan akan mendukung pemakzulan.

Ini pertama kalinya seorang pemimpin dari partai afiliasi presiden yang menjabat mengambil langkah tersebut sejak masa Richard Nixon menjabat.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Tidak pernah ada pengkhianatan yang lebih besar oleh seorang Presiden Amerika Serikat atas jabatannya dan sumpahnya kepada Konstitusi."

Perwakilan dari Wyoming itu menambahkan bahwa Trump telah "memanggil massa, mengumpulkan massa, menyalakan api serangan ini".

Dua anggota DPR dari Partai Republik lainnya, John Katko dan Adam Kinzinger, mengatakan mereka juga akan mendukung pemakzulan Trump.

Pemimpin fraksi Partai Republik di DPR AS, Kevin McCarthy, salah satu sekutu Trump yang mengatakan menentang pemakzulan, dilaporkan telah memutuskan tidak meminta anggota-anggota partai untuk memberikan suara menentang tindakan tersebut.

Sebagaimana dilaporkan New York Times, pemimpin Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell, telah mengatakan kepada orang-orang kepercayaannya bahwa dia senang Demokrat ingin memakzulkan presiden karena dia yakin itu akan membantu menyingkirkan Trump dari Partai Republik.

McConnell juga mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa dia yakin presiden melakukan pelanggaran yang dapat berujung pada pemakzulan, menurut laporan Washington Post.

Pada Selasa malam, anggota DPR dari Partai Republik, Brian Fitzpatrick, mengeluarkan resolusi untuk mengecam Trump - sebuah teguran kongres yang tidak separah pemakzulan.

Tindakan itu menuduh Trump "mencoba membatalkan secara tidak sah" hasil pemilihan presiden pada November lalu dan telah "membahayakan cabang Pemerintah yang setara".

Apa yang terjadi di Kongres?

Pada Selasa (12/01), Wakil Presiden Mike Pence menolak resolusi dari Partai Demokrat yang memintanya membantu melengserkan Trump dari jabatannya sesuai ketentuan konstitusional.

Partai Demokrat telah mendesak Pence untuk memberlakukan Pasal 4 dari Amandemen ke-25, yang memungkinkan mayoritas kabinet mencabut kekuasaan presiden jika dia dianggap tidak dapat menjalankan tugasnya.

Namun dalam sebuah surat kepada Ketua DPR Nancy Pelosi, Pence mengatakan: "Menurut Konstitusi kita, Amandemen ke-25 bukanlah sarana hukuman atau perampasan.

"Menerapkan Amandemen ke-25 dengan cara seperti itu akan menjadi preseden yang buruk."

Speaker of the US House of Representatives Nancy Pelosi rips a copy of US President Donald Trumps speech after he delivered the State of the Union address at the US Capitol in Washington, DC, on February 4, 2020.
Ketua DPR Nancy Pelosi (kanan) telah mendesak Wakil Presiden Mike Pence (kiri) untuk mencopot presiden dari jabatannya karena "menghasut pemberontakan".

Penolakan Pence untuk ikut serta berarti bahwa Partai Demokrat akan melanjutkan pemungutan suara pemakzulan paling cepat pada hari Rabu (13/01) tengah hari waktu setempat.

Mereka juga dapat menggunakan proses persidangan pemakzulan untuk mengadakan pemungutan suara demi menghalangi Trump untuk mencalonkan diri lagi. Presiden telah mengindikasikan dia berencana untuk berkampanye pada 2024.

Jika Trump dimakzulkan oleh DPR, dia akan menjalani persidangan di Senat untuk menentukan kesalahannya.

The New York Times juga melaporkan pada hari Selasa bahwa sebanyak 20 anggota Senat dari partai Republik berpandangan terbuka untuk menghukum presiden.

Mayoritas suara sebanyak dua pertiga dari majelis tinggi akan diperlukan untuk menghukum Trump, yang berarti setidaknya 17 anggota Partai Republik harus memilih untuk menjatuhkan hukuman.

Apa yang dikatakan Trump?

Dalam penampilan publik pertamanya sejak kerusuhan Rabu lalu, Trump tidak menunjukkan penyesalan atas pernyataan yang dia sampaikan kepada para pendukungnya sebelum massa kemudian menyerbu aula Kongres.

"Apa yang saya katakan sepenuhnya tepat," kata Trump menjelang perjalanan ke tembok perbatasan AS-Meksiko di Texas. "Saya tidak ingin kekerasan."

Dia juga mengatakan kepada wartawan: "Pemakzulan ini menyebabkan kemarahan yang luar biasa, dan Anda melakukannya, dan itu benar-benar hal yang mengerikan yang mereka lakukan."

Trump mengatakan "masalah sebenarnya" adalah retorika yang digunakan oleh Partai Demokrat selama protes dan kekerasan Black Lives Matter tahun lalu.

Kasus pemakzulan berpusat pada pernyataan Trump dalam sebuah pawai di luar Gedung Putih tak lama sebelum para pendukungnya berusaha menyerbu gedung Dewan Perwakilan Rakyat.

Trump mengulangi klaim penipuan pemilihan tanpa memberikan dasar dan menyerukan pada kerumunan untuk mendatangi Kongres yang sedang mengesahkan kemenangan Biden.

Dia meminta mereka untuk "secara damai dan patriotik membuat suara Anda didengar", tetapi juga untuk "bertarung sekuat tenaga".

Massa memaksa masuk Gedung Capitol di Washington DC
Massa memaksa masuk Gedung Capitol di Washington DC, kekacauan yang banyak digambarkan sebagai `serangan langsung di jantung demokrasi` AS.

Trump mengatakan pidatonya `"sepenuhnya tepat"

Trump berkilah bahwa pidato yang ia sampaikan di Washington pekan lalu, sebelum pendukungnya menyerang gedung Capitol "sepenuhnya tepat".

Sebelum kerusuhan mematikan di Capitol Rabu (06/01) lalu itu, Trump menyerukan kapada pendukungnya untuk ramai-ramai mendatangi Kongres.

Trump juga mengatakan langkah para anggota Demokrat untuk memakzulkannya atas dasar menghasut pemberontakan sebagai langkah yang "konyol".

Dia akan meninggalkan jabatannya pada 20 Januari, ketika Presiden terpilih Joe Biden dilantik.

DPR diharapkan mengadakan pemungutan suara terkait upaya pemakzulan pada hari Rabu.

"Saya pikir itu [prosedur pemakzulan] menyebabkan bahaya luar biasa bagi negara kita dan itu menyebabkan kemarahan yang luar biasa. Saya tidak menginginkan kekerasan," kata Trump.

Trump menyampaikan pernyataannya ketika dia meninggalkan Gedung Putih saat menuju Texas untuk memeriksa bagian dari tembok perbatasan dengan Meksiko. Itu adalah penampilan publik pertamanya sejak kekerasan yang terjadi di Capitol, di mana lima orang tewas dan puluhan orang terluka, termasuk sedikitnya 60 petugas polisi.

Trump memegang kopi koran The Washington Post
Presiden Trump telah melalui satu proses pemakzulan atas tuduhan bahwa dia meminta Ukraina untuk ikut campur dalam politik AS.

Apa yang Trump katakan dalam pidatonya?

Dalam pidatonya di Washington pada 6 Januari, Trump mengulangi klaim tanpa dasar soal penipuan dalam pemilihan presiden pada 3 November lalu dan mendesak para pendukungnya untuk mendatangi Kongres.

"Kita akan berjalan ke Capitol, dan kita akan menyemangati para senator-senator pemberani, anggota-anggota kongres kita, dan kita mungkin tidak akan terlalu banyak bersorak mendukung beberapa dari mereka, karena Anda tidak akan pernah bisa merebut kembali negara kita ini dengan kelemahan. Anda harus menunjukkan kekuatan," kata Trump di hadapan ribuan pendukungnya.

Dia mengatakan Wakil Presiden Mike Pence harus memiliki "keberanian untuk melakukan apa yang harus dia lakukan". Trump juga menyampaikan klaim tanpa dasar bahwa Pence memiliki kekuatan konstitusional untuk membatalkan suara yang secara resmi sedang dihitung di Kongres hari itu.

"Saya tahu bahwa semua orang di sini akan segera berbaris ke Gedung Capitol agar suara Anda didengar secara damai dan patriotik," kata Trump.

Puluhan orang telah ditahan terkait dengan kekerasan yang mematikan di Gedung Capitol pekan lalu. Dari lima orang yang meninggal dunia, termasuk di antaranya seorang petugas polisi dan seorang perusuh yang ditembak mati oleh polisi.

Sementara itu, seorang anggota parlemen AS menjadi orang ketiga yang mengatakan dia terjangkiti Covid-19 setelah berlindung dengan sejumlah politikus dari Partai Republik yang tidak mengenakan masker saat di ruang perlindungan selama peristiwa 6 Januari.

Tanggal-tanggal penting yang harus diperhatikan

  • Rabu: Politisi Partai Demokrat bertekad mengadakan pemungutan suara untuk pemakzulan Trump. Trump kemungkinan akan menjadi presiden pertama yang dimakzulkan dua kali. Pasal pemakzulan - sebuah dakwaan formal - kemudian perlu dikirim ke Senat dimana tempat persidangan akan diadakan meski lini waktunya tidak diketahui.

  • 20 Januari: Joe Biden and Kamala Harris dilantik sebagai presiden dan wakil presiden.