Mengelola Pusat Keselamatan Berkendara, IMI dan Korlantas Polri Gandeng Pembalap dan Komunitas Motorsport

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Ikatan Motor Indonesia (IMI) menjalin kerjasama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk meningkatkan pengelolaan Pusat Keselamatan Berkendara Indonesia atau Indonesia Safety Driving Center (ISDC), yang satu di antaranya bisa menjadi arena komunitas pecinta motorsport menyalurkan hobinya di arena yang tepat dan dengan informasi dan pelatihan yang tepat demi membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Kerjasama antara IMI dan Korlantas Polri diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Jalan Bhayangkara Pusdiklantas, Tangerang Selatan, dan dihadiri Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo, Kepala Korlantas Polri, Irjen Istiono, dan sejumlah tokoh, termasuk Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, dan Waketum IMI yang juga mantan pembalap Indonesia, Ananda Mikola.

Satu bentuk kerjasama antara Korlantas Polri dan IMI adalah pemberian lahan sebesar 10 hektar yang akan digunakan untuk pengelolaan Pusat Keselamatan Berkendara Indonesia (ISDC), di mana tujuannya adalah untuk meningkatkan kepatuhan dalam berlalu lintas.

Dalam keterangannya, Bambang Soesatyo juga mengungkapkan rasa gembira karena kerja sama dengan Korlantas Polri ini memberikan kesempatan kepada para penikmat olahraga motorsport, terutama offroader, untuk mendapatkan arena menyalurkan hobinya dalam memacu kendaraan yang menantang adrenalin.

"Apreasiasi kepada Korlantas Polri yang menyediakan lahan untuk offroad. Ini memenuhi dahaga para offroader dan menjadi tantangan untuk membuat lahan atau sirkuit yang bisa digunakan untuk menyalurkan hobi ini dengan lebih baik," ujar Bambang Soesatyo dalam rilis yang diterima Bola.com, Rabu (10/3/2021).

Kerja sama ini, menurut Bambang Soesatyo, mendukung sejumlah moto yang dimiliki IMI, termasuk menjadikan Indonesia juara, yang diharapkan dengan penyediaan arena menyalurkan hobi motorsport sehingga lahir talenta-talenta yang akan bisa menjadi juara di sejumlah kejuaraan internasional.

"Kami memiliki moto Indonesia juara, bebas narkoba, tertib berlalu lintas, langit biru, dan menjaga NKRI. Pertama untuk Indonesia juara, tentu kami harus mencetak juara yang bisa diorbitkan ke level dunia," tegas Ketua Umum IMI itu.

Melibatkan Pembalap

Sementara itu, bagi Kakorlantas Polri, Istiono, kerjasama ini memiliki tujuan agar ada tenaga pelatih yang bisa membantu masyarakat meningkatkan keterampilan, pengetahuan, hingga teknik mengemudi kendaraan bermotor.

Istiono pun menegaskan akan melibatkan pembalap-pembalap di Indonesia untuk bisa membantu pelatihan teknik di ISDC.

"Intinya pemanfaatan ISDC untuk melatih pengemudi. Jadi kami berharap teman-teman pembalap juga bisa berkontribusi nyata dengan memberikan pelatihan di sini," ujar Istiono.

"Kemudian juga bisa menjadi tempat untuk pertukaran informasi tentang masalah-masalah kepelatihan dan juga perkembangan otomotif dan olahraga," terangnya.

Rencananya, fasilitas ISDC tidak hanya tersedia di Jakarta, tapi di beberapa Polda. Istiono berharap setiap wilayah bisa memaksimalkan fasilitas ini untuk kepentingan bersama, baik berlalu lintas, otomotif, maupun keolahragaan.

Video