Mengelola THR di Bulan Ramadan, Ingat Sisihkan untuk Masa Depan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Layaknya mengelola keuangan, alokasi penggunaan Tunjangan Hari Raya (THR) di bulan Ramadan juga harus jadi perhatian. Langkah ini ditempuh agar pemakaian THR tepat guna dan dapat digunakan untuk kebutuhan di masa mendatang.

Perencana keuangan Lolita Setyawati, menyebut alokasi penggunaan THR bagi setiap individu dapat berbeda-beda. Kendati demikian, tidak kalah pentingnya untuk menentikan prioritas sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Selain itu, harus melihat pula kondisi keuangan, jika memiliki utang yang cukup banyak dan kebutuhan pokok juga masih belum terpenuhi, kedua hal itu harus didahulukan. Hal tersebut terkecuali jika sudah tak punya utang dan kebutuhan mendesak telah tercukupi, baru bisa berlanjut ke urusan gaya hidup.

"Kita harus tentukan prioritas, pertama adalah bayar hutang dulu kalau ada, kemudian membayar zakat atau sedekah," kata Lolita dalam dalam Konferensi Pers Virtual OVO #RaihIkhlas, baru-baru ini.

Selanjutnya, memenuhi kebutuhan hidup dan jika ada dana cukup baru berikutnya investasi jangka panjang dan gaya hidup. Lantas, bagaimana jika urutan itu terbalik?

"Sebenarnya itu enggak apa-apa, contoh untuk yang kondisi keuangannya masih belum ideal, masih ada utang dan kebutuhan pokok harus terpenuhi, jadi ada porsi untuk membayar utang," tambahnya.

Dikatakan Lolita, untuk pribadi atau keluarga yang sudah aman atau stabil kondisi keuangannya, seperti tidak punya utang dan dana darurat cukup, dapat membagi alokasi anggaran THR. Langkah selanjutnya baru untuk sedekah dan investasi.

Pentingnya Investasi

Ilustrasi investasi | unsplash.com/@precondo
Ilustrasi investasi | unsplash.com/@precondo

Lolita menyampaikan, investasi sangat penting untuk jangka panjang karena kehidupan tidak hanya berjalan untuk saat ini. "Setelah Lebaran, hidup masih berlanjut. Jadi penting banget harus sedini mungkin, karena semakin cepat kita memulai investasi hasil yang kita peroleh di masa depan akan semakin besar," ungkap Lolita.

"Ini yang disebut power compound interest, jadi kalau kita investasi, kita dapat imbal hasil atau bunga itu kita investasikan lagi, terus rolling," jelasnya.

Lolita juga mengajak masyarakat untuk menerapkan S3, yakni selembar saja sehari. "Jadi, dalam sehari kita mulai belajar mengajarkan diri kita untuk menyisihkan uang selembar saja sehari," tutur Lolita.

"Kita harus mengubah pikiran kita. Selama ini uang itu dibelanjakan sekarang, itu money mindset agak digeser sedikit. Sekarang tolong lebih dimunculkan mindset untuk masa depan, sebelum pandemi hidup aman-aman saja, ternyata terjadi pandemi sesuatu yang tidak kita duga sama sekali. Jadi kalau kita fokus ke masa depan, tentunya kita alan lebih siap kalau terjadi hal-hal seperti pandemi ini," katanya.

Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: