Mengenal Beeswax, Cara Membuat, dan 8 Manfaatnya

·Bacaan 6 menit
Mengenal Beeswax, Cara Membuat, dan 8 Manfaatnya
Mengenal Beeswax, Cara Membuat, dan 8 Manfaatnya

RumahCom – Lebah memiliki banyak manfaat yang tidak hanya menghasilkan madu, tetapi juga lilin yang dinamakan beeswax. Penggunaan beeswax saat ini pun cukup mulai banyak digunakan dan nyaris tidak terbatas. Apapun bisa dibuat dengan material ini. Beberapa di antaranya, yaitu membuat lilin, pelembab bibir, pembungkus plastik, dan lainnya. Material ini masuk ke dalam kategori alami karena dihasilkan langsung dari makhluk hidup.

Penggunaan beeswax juga ramah lingkungan dan aman. Dalam artikel ini, akan menjelaskan lebih lanjut seputar beeswax yang memiliki banyak manfaat. Tak hanya itu, ada juga cara membuat beeswax sendiri. Poin-poin pembahasannya sebagai berikut:

  1. Apa Itu Beeswax?

  2. Manfaat Beeswax yang Jarang Diketahui

    • Pelumas Kayu

    • Material Pembuatan Lilin

    • Alas Bungkus dari Beeswax

    • Untuk Memoles Furniture

    • Membuat Krayon

    • Membuat Lip Balm

    • Mencegah Benda Berkarat

    • Pembuatan Sabun

  3. Cara Membuat Beeswax

  4. Aturan Penggunaan Beeswax dan Hal yang Perlu Diwaspadai

1. Apa Itu Beeswax?

Beeswaz dihasilkan dari lebah-lebah pekerja yang membentuk sebuah sarang lebah (foto: Pexels - Ion Ceban)
Beeswaz dihasilkan dari lebah-lebah pekerja yang membentuk sebuah sarang lebah (foto: Pexels - Ion Ceban)

Beeswaz dihasilkan dari lebah-lebah pekerja yang membentuk sebuah sarang lebah (foto: Pexels - Ion Ceban)

Beeswax atau lilin lebah merupakan sebuah keajaiban untuk bisa membuat sarang lebah. Lebah dapat membuat sebuah rumah dari madu yang dihasilkan. Bayangkan saja, mereka bisa membentuk sarang berbentuk heksagon dengan sempurna. Sarangnya bisa menampung banyak madu dengan membutuhkan sedikit saja lilin. Tidak hanya itu, sarangnya juga menjadi tempat yang sempurna untuk metamorfosis dari telur menjadi lebah.

Secara mudahnya, beeswax adalah lilin yang dihasilkan dari lebah madu bergenus Apis. Mengandung paling tidak 284 senyawa, terutama variasi rantai panjang alkana, asam, esters, polyester, dan hydroxy esters. Namun komposisi pasti dari variasi beeswax tergantung area. Beeswax dihasilkan dari lebah pekerja yang mengeluarkan delapan kelenjar penghasil lilin dari perutnya. Lilin-lilin ini harus segera dihasilkan lebih banyak oleh para lebah untuk membuat tempat bagi ratu lebah bertelur dan tempat penyimpanan makanan. Untuk menghasilkan beeswax tidaklah mudah, butuh proses karena tidak didapat secara instan.

Berbagai studi juga telah menunjukkan bahwa beeswax dan madu mengandung sifat antiradang serta antibakteri sehingga baik untuk kesehatan. Lagi cari rumah yang memenuhi unsur kesehatan dengan sirkulasi udara dan cahaya yang baik di kawasan Bekasi Selatan dengan harga di bawah Rp700 jutaan? Simak pilihannya di sini!

2. 8 Manfaat Beeswax yang Jarang Diketahui

Ketahui di sini delapan manfaat beeswax yang jarang diketahui orang (foto: Pexels - Kristina Umaeva)
Ketahui di sini delapan manfaat beeswax yang jarang diketahui orang (foto: Pexels - Kristina Umaeva)

Ketahui di sini delapan manfaat beeswax yang jarang diketahui orang (foto: Pexels - Kristina Umaeva)

Setelah memahami beeswax dan cara kerjanya. Mungkin Anda sudah penasaran mengenai manfaat beeswax itu sendiri. Pada dasarnya beeswax bisa digunakan untuk kesehatan, kecantikan, maupun produk ramah lingkungan. Lebih jelasnya, inilah delapan manfaatnya dilansir dari Pure Wow.

● Pelumas Kayu

Memiliki perabotan yang terbuat dari kayu memang membutuhkan perawatan yang ekstra dan hati-hati. Karena faktor usia, perabotan kayu harus diberikan pelumas. Supaya lebih awet dan fungsinya tetap maksimal. Gunakan pelumas alami dari beeswax. Cukup oleskan beeswax ke bagian rel laci, engsel pintu, dan jendela.

● Material Pembuatan Lilin

Lilin terbuat dari beberapa bahan campuran kimia dan pengharum buatan. Jika Anda ingin lebih natural dan alami, carilah lilin dengan bahan beeswax. Bahan utama beeswax atau lilin lebah juga bisa dikombinasikan dengan wangi-wangian natural dari buah atau bunga kesukaan Anda.

● Alas Bungkus dari Beeswax

Kampanye pengurangan plastik masih terus digalakkan. Namun tak perlu khawatir, sekarang sudah ada pengganti plastik alami yang sangat ramah lingkungan. Alas bungkus beeswax pilihannya. Bisa dicuci, digunakan kembali, dan terurai. Tidak hanya terbuat dari beeswax, ada juga campuran alami seperti kapas, minyak jojoba, dan getah pohon.

● Untuk Memoles Furniture

Mengganti pernis dengan komponen pemoles alami agar terlihat lebih natural. Yuk, coba buat sendiri. Pertama, lelehkan beeswax dengan Teknik double boiler (menaruh mangkuk keramik di atas panci berisi air). Lalu, tambahkan minyak mineral ke dalam mangkuk dan aduk hingga rata. Setelah meleleh dan tercampur, aduk cairan panas ke dalam wadah penyimpanan. Diamkan di tempat dingin selama 2-3 jam sampai konsistensinya padat seperti balsem. Pemoles beeswax siap digunakan.

Tips rumah dan apartemen

Panduan Memilih Material Kayu untuk Konstruksi dan Furnitur Rumah Beserta Perawatannya

● Membuat Krayon

Ajak anak Anda untuk membuat krayon sendiri ternyata muda. Caranya dengan memisahkan kedua beeswax dan sabun ke dalam dua panci yang dipanaskan. Setelah salah satu meleleh, aduk dan masukkan ke cetakan. Tambahkan pewarna makanan untuk membuat warna krayon yang sudah diaduk rata. Biarkan krayon mengeras sampai beberapa jam. Krayon pun siap digunakan.

● Membuat Lip Balm

Beeswax dalam kecantikan bisa mengunci kelembaban kulit sepanjang hari. Kelebihan inilah yang dimanfaatkan untuk dibuat menjadi pelembab bibir. Biasanya pelembab bibir ini ditambahkan dengan minyak atsiri khusus kecantikan.

● Mencegah Benda Berkarat

Cegah barang-barang Anda menjadi karatan. Umumnya terjadi di benda-benda yang terbuat dari besi. Dengan menggunakan beeswax, bisa mencegah barang menjadi berkarat. Caranya mudah sekali, ambil Batangan beeswax dan oleskan ke bagian-bagian metal besi menggunakan kain bersih.

● Pembuatan Sabun

Beeswax sering digunakan sebagai bahan pembuatan sabun. Beeswax menjadi bahan pengeras sabun dan lebih tahan lama. Pengunaannya sampai 2% saja dari resep sabun yang digunakan. Lebih dari itu, maka sabun akan kehilangan busa.

3. Cara Membuat Beeswax

Beeswax terbuat dari sarang lebah yang dipanaskan menjadi cairan. (foto: Pexels - Eva Elijas)
Beeswax terbuat dari sarang lebah yang dipanaskan menjadi cairan. (foto: Pexels - Eva Elijas)

Beeswax terbuat dari sarang lebah yang dipanaskan menjadi cairan. (foto: Pexels - Eva Elijas)

Kalau Anda ingin membuat beeswax sendiri di rumah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pembuatannya tidak begitu rumit dan tentu bisa Anda ikuti. Inilah penjelasan cara membuat beeswax.

  1. Ambil sarang madu alami sebagai bahan dasar pembuatan. Hancurkan sarang menjadi beberapa potongan kecil. Lalu, masukkan ke dalam panci besar. Usahakan panci tersebut tidak masalah apabila kotor dan gosong.

  2. Isi panci dengan ¾ air dan panaskan di api kecil. Jangan di masak mendidih. Biarkan sedang dengan ruam halus.

  3. Diamkan sampai mendidih dengan api kecil (ingat bukan di rebus). Biarkan sampai meleleh.

  4. Setelah tidak terlalu panas, ambil saringan untuk meniriskan cairan madu yang murni dengan ampasnya.

  5. Selanjutnya adalah proses pemurnian. Masukkan Kembali cairan yang sudah ditiriskan ke dalam panci dengan api kecil. Sisa-sisa madu akan naik ke permukaan, saringan Kembali untuk memurnikannya dengan ember plastik.

  6. Langkah terakhir adalah diamkan cairan tersebut. Saat cairan mulai mendingin, air dan lilin lebah murni akan terpisah. Jangan terburu-buru, biarkan tetap benar-benar dingin sebelum mengeluarkannya dari ember.

  7. Nah, beeswax pun siap Anda gunakan. Mudah, kan?

4. Aturan Penggunaan Beeswax dan Hal yang Perlu Diwaspadai

Dalam penggunaan kosmetik, penggunaan beeswax harus benar dan berhati-hati. Hal ini guna mencegah dampak yang ditimbulkan (foto: Pexels - Taffy Buoniconti)
Dalam penggunaan kosmetik, penggunaan beeswax harus benar dan berhati-hati. Hal ini guna mencegah dampak yang ditimbulkan (foto: Pexels - Taffy Buoniconti)

Dalam penggunaan kosmetik, penggunaan beeswax harus benar dan berhati-hati. Hal ini guna mencegah dampak yang ditimbulkan (foto: Pexels - Taffy Buoniconti)

Beeswax memang bahan alami yang berasal dari lebah. Namun, lilin lebah ini tidak bisa larut sendiri dan tidak larut dalam air. Agar bisa digunakan, dibutuhkan pelarut organik untuk bisa melarutkannya, seperti aseton, eter, xylol, atau benzene. Sayangnya zat-zat tersebut tidak aman untuk digunakan manusia. Oleh karena itu saat menggunakannya harus sangat hati-hati.

Ada juga cara untuk bisa mengurai beeswax, dengan cara dipanaskan. Anda butuh memanaskannya sekitar 63 derajat Celcius. Selain itu, penggunaan minyak esensial alami bisa membantu proses pelarutan. Tidak sepenuhnya, hanya sampai suhu ruangannya hilang.

Tip Rumah

Ketika hendak membuat produk kecantikan dengan <em>beeswax</em> di rumah, sebaiknya Anda benar-benar pelajari resep, komposisi yang tepat. Sifat <em>beeswax</em> yang tidak bisa larut dengan air membuatnya harus menggunakan pelarut organik yang harus diwaspadai.

Menggunakan produk-produk yang berbahan dari lilin lebah atau beeswax membantu menjaga bumi. Bersifat ramah lingkungan dan natural. Setelah mengetahui penjelasan di atas, tentu lebah memiliki banyak manfaat yang dihasilkan untuk manusia. Tetap menjaga lingkungan dengan memilih produk ramah lingkungan yang mudah terurai.

Apakah Anda memiliki rencana untuk membeli rumah dalam waktu dekat ini? Simaklah video informatif berikut untuk mengetahui waktu paling tepat untuk beli rumah!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel