Mengenal dan Menikmati Olahan dari Papua Kini Lebih Mudah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia dikenal sebagai surga kuliner. Banyak menu yang masih bisa dieksplorasi dari berbagai daerah, salah satunya, Papua. Selain terkenal karena keindahan alam, keramahan warganya, Papua juga dikenal dengan olahan lautnya yang lezat.

Salah satunya adalah, ikan gabus yang asli dari Papua. Ikan itu biasa di dapat dari Danau Sentani. Untuk menikmati iklan asli tersebut, kini tak perlu untuk datang langsung ke Papua.

Warga Jakarta bisa menikmati hidangan Papua yang didatangkan langsung dari Danau Sentani. Ikan itu juga akan diolah langsung oleh koki berpengalaman yang sudah belajar langsung dari Papua. Bagaimana caranya.

Warga Jakarta bisa menikmati hidangan khas Papua di Yougwa Danau Sentani, Senayan Park. Tempat itu menghadirkan lebih dari 100 menu olahan Seafood, diantara lain Ikan Steam Mace, Kepiting Lada Hitam, Lobster Goreng Papua, Udang Bakar Madu, Ikan Bakar Pace sampai Ikan Gabus Papua Goreng Rica.

Selain itu ada bubur sagu khas Papua, Papeda dan Tradisi Batu Barapen. Ada juga snack, Panda, Balapis, Psang Goreng dan Sambal Roa yang bisa disajikan sebagai makanan penutup. Mereka menyajikan makanan selain dari Papua untuk menambah pilihan rasa.

"Selain makanan yang disebut di atas tadi, kami sajikan juga kue khas Papua seperti kue Lontar. Dia mirip seperti kue pie. Memang kami sengaja menyajikan makanan dari khas daerah lain seperti Manado dan lainnya, agar kekayaan Nusantara ini bisa dinikmati juga di Jakarta," kata Pemilik Yougwa Danau Sentani, Miranda Korua.

Restoran tersebut merupakan cabang langsung dari Jayapura yang telah berdiri selama 37 tahun. Mereka baru membuka cabang ketiga di Senayan, sebelumnya membuka di Batu Ceper, Jakarta.

"Semua masakan Yiugwa Danau Sentani dimasak oleh koki-koki dengan keahlian khusus dan diproses dengan menggunakan bahan terbaik untuk menghadirkan rasa yang otentik," kata Miranda.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel