Mengenal Hellfire, Rudal AS yang Tewaskan Pemimpin Al Qaidah Ayman al-Zawahiri

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua rudal Hellfire yang ditembakkan dari sebuah pesawat nirawak menewaskan pemimpin Al Qaidah Ayman al-Zawahiri di Afghanistan Sabtu lalu. Serangan itu tidak menimbulkan banyak kerusakan di luar sosok yang menjadi target. Artinya rudal Hellfire itu tampaknya sudah mengalami modifikasi agar tidak menimbulkan korban di luar target.

Pejabat AS mengatakan rudal tersebut menewaskan Zawahiri yang sedang berdiri di balkon rumahnya di tengah Kota Kabul. Peristiwa itu adalah pukulan telak bagi Al Qaidah sejak tewasnya pemimpin mereka sebelumnya Usamah Bin Ladin pada 2011.

Dilansir laman Reuters, Rabu (3/8), pejabat senior mengatakan kepada wartawan, rudal Hellfire ditembakkan dari sebuah drone mengenai Zawahiri dan tidak ada orang lain yang tewas atau luka dalam insiden itu.

Rudal Hellfire yang sebagian besar buatan perusahaan persenjataan Lockheed Martin, adalah amunisi presisi yang ditembakan dari udara ke darat dan bisa menimbulkan kerusakan signifikan, seperti menghancurkan gedung, membunuh atau membuat target luka parah.

Foto serangan rudal Hellfire di media sosial memperlihatkan rudal itu dimodifikasi dengan enam mata pisau untuk menghancurkan target dan disebut R9X, kata sumber yang mengetahui senjata ini. Rudal ini biasanya digunakan untuk menyasar target individu, seperti militan di Suriah.

Dari foto itu terlihat jendela rumah di lantai dua itu hancur sementara rumah itu masih kokoh berdiri utuh meski dihantam Hellfire.

Para pejabat yakin R9X kecil kemungkinan menimbulkan korban sipil karena rudal itu bukan meledak, tapi mata pisaunya yang tajam bisa menghancurkan target.

MQ-9 Reaper buatan General Atomics, diketahui satu-satunya pesawat drone yang bisa dipasangi rudal Hellfire. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel