Mengenal Jenis Keputihan Berdasarkan Warnanya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Keputihan adalah gejala normal yang dialami oleh perempuan. Keputihan adalah cairan seperti lendir berwarna putih yang keluar dari vagina. Cairan keputihan ini berfungsi fungsi untuk mencegah terjadinya infeksi pada organ kewanitaan yang disebabkan oleh mikroorganisme. Selain itu keputihan juga berfungsi untuk menjaga kelambapan organ intim perempuan.

Namun, di balik fungsi keputihan juga ada keputihan yang berbahaya. Hal ini disebut dengan keputihan patologis atau keputihan yang tidak normal. Keputihan patologis dapat menyebabkan gatal pada area kewanitaan dan baunya yang tak sedap. Keputihan ini dapat keluar dalam jumlah yang besar dan biasa terjadi karena adanya infeksi, alergi, masuknya benda asing atau tumor pada saluran reproduksi.

Di sini adalah beberapa penjelasan tentang perbedaan keputihan antara yang normal dan berbahaya, yang bisa dilihat dari perbedaan ciri dan warnanya.

Berwarna putih bersih

Ini adalah warna keputihan yang paling normal dan umum. Sahabat Fimela mungkin pernah memerhatikan, keputihan seringkali meningkat pada saat mendekati periode menstruasi dan jumlahnya akan menurun setelah periode menstruasi. Itu juga termasuk dalam jenis keputihan yang normal, karena tidak bau atau menyebabkan gatal.

Berwarna putih susu

Ini juga termasuk dalam keputihan yang normal. Namun apabila keputihan ini disertai dengan rasa gatal atau bau amis, bisa dipastikan penyebabnya adalah infeksi jamur. Jumlah keputihan ini juga didasarkan pada siklus haid, saat mendekati periode haid jumlahnya akan meningkat dan begitu juga sebaliknya.

Berwarna kuning kehijauan

Jika cairan keputihan yang keluar dari vagina berwarna kuning kehijauan apalagi dalam jumlah banyak dan kental. Kemungkinan keputihan seperti ini diakibatkan oleh infeksi jamur. Untuk mengobatinya, gunakan krim vagina yang dijual bebas atau mengunjungi dokter agar diberi penanganan medis yang tepat.

Berwarna Coklat dan berdarah

Ilustrasi/copyright shutterstock/Emily frost
Ilustrasi/copyright shutterstock/Emily frost

Untuk mengetahui apakah ini jenis keputihaan yang normal atau tidak, yang pertama kali harus dilakukan ialah mengetahui apakah kamu sedang dalam siklus haid atau kehamilan. Jika ini terjadi mendekati periode haid atau saat seseorang hamil, ini dikatakan sebagai keputihan yang normal. Karena pada dua masa itu, biasanya keputihan yang keluar disertai dengan bercak darah. Namun, apabila terjadi di luar periode haid atau masa kehamilan, ini bisa disebabkan karena adanya masalah lain seperti fibroid, kelainan serviks atau bahkan kanker.

Sebaiknya selalu konsultasikan masalah kesehatan dengan dokter agar mendapatkan penangangan medis yang tepat, terlebih jika terdapat gejala-gejala yang dianggap berbahaya seperti di atas. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen